58 Jemaat Gereja di Pontianak Jalani Perawatan Diduga Akibat Keracunan Makanan

Kapolsek Pontianak Utara bersama Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono saat meninjau penanganan korban dugaan keracunan makanan di Pontianak.

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Sebanyak 58 jemaat Gereja Stella Maris Pontianak harus menjalani perawatan medis setelah diduga mengalami keracunan makanan usai menyantap nasi kotak dalam kegiatan gereja yang berlangsung pada Minggu (7/6/2026).

Kasus dugaan keracunan makanan di Pontianak tersebut mulai mencuat setelah puluhan jemaat mengalami gejala serupa dan mendatangi sejumlah rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Laporan resmi terkait kejadian itu diterima pihak kepolisian pada Senin (8/6/2026) malam.

Kapolsek Pontianak Utara, Aris Candra Putra, menjelaskan bahwa kegiatan gereja tersebut diikuti sekitar 300 jemaat dengan konsumsi berupa nasi kotak yang disiapkan panitia.

Tidak lama setelah menyantap makanan tersebut, sejumlah jemaat mulai merasakan gejala seperti mual, muntah, diare, pusing, hingga nyeri pada bagian ulu hati.

“Setelah mengonsumsi makanan tersebut, sejumlah jemaat mengalami keluhan mual, muntah, diare, pusing, hingga nyeri di bagian ulu hati,” ujar Kompol Aris.

Salah seorang jemaat, Hilarius Rima, mengaku mulai merasakan kondisi tubuhnya memburuk tidak lama setelah mengonsumsi makanan dalam kegiatan tersebut. Ia juga mengaku terkejut saat tiba di rumah sakit karena banyak rekan jemaat mengalami gejala yang sama.

Baca Juga : Wako Edi Jenguk 56 Warga Diduga Keracunan Makanan, Pengobatan Digratiskan

Berdasarkan data sementara dari Polsek Pontianak Utara, mayoritas korban mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit Daerah (RSD) Pontianak Utara, sementara sebagian lainnya dirawat di RS Yarsi Pontianak Timur.

Dari total 58 korban, sebanyak tujuh orang menjalani rawat inap, 29 orang masih dalam tahap observasi, dan 22 orang menjalani rawat jalan.

Di RSD Pontianak Utara tercatat empat pasien rawat inap, 29 pasien observasi, dan 18 pasien rawat jalan dengan total 51 korban. Sementara di RS Yarsi Pontianak Timur terdapat tiga pasien rawat inap dan empat pasien rawat jalan.

Pihak kepolisian menyebut jumlah korban masih berpotensi bertambah karena beberapa jemaat lain dilaporkan baru mulai merasakan gejala dan mendatangi fasilitas kesehatan.

Baca Juga : Lima Kendaraan Tabrakan Beruntun di Kubu Raya, Diduga Human Error

Menyikapi kejadian tersebut, Polsek Pontianak Utara langsung melakukan penyelidikan dan berkoordinasi dengan instansi kesehatan untuk memastikan penyebab pasti dugaan keracunan massal itu.

Sebagai langkah awal, polisi juga telah mengamankan sampel makanan yang diduga menjadi sumber keracunan untuk dilakukan pemeriksaan laboratorium.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih menunggu hasil uji laboratorium guna memastikan penyebab utama insiden yang menimpa puluhan jemaat Gereja Stella Maris Pontianak tersebut.*

Pemkot Pontianak Dorong Sungai Jawi Jadi Kawasan Rekreasi dan Ekonomi Kreatif

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak...

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono usai membuka Lomba Sampan di kawasan Sungai Jawi, Sabtu (31/10/2026).

Bahasan Ingatkan Orang Tua Pentingnya Keteladanan dalam Mendidik Anak di Era Digital

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Wakil Wali Kota Pontianak...

Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan saat membuka Seminar Parenting Nasional di Hotel Transera Pontianak, Sabtu (31/10/2026).

Pontianak Target Juara Umum Porprov XIV Kalbar 2026

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak...

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono saat memberikan tali asih kepada atlet berprestasi Kota Pontianak dalam rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Pontianak, Sabtu (31/10/2026).

1.200 Pesepeda Ikuti Happy Cycling HUT ke-255 Pontianak

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Sebanyak 1.200 pesepeda mengikuti...

Sebanyak 1.200 pesepeda meramaikan kegiatan Happy Cycling 2026 dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-255 Kota Pontianak, Sabtu (31/10/2026) pagi.

Fahrizsa dan Aklil Terpilih Jadi Duta GenRe Kota Pontianak 2026

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Fahrizsa Anggie Arifia dan...

Bunda GenRe Kota Pontianak Yanieta Arbiastutie menyerahkan piala kepada para Duta GenRe Kota Pontianak 2026 usai malam final di Novotel Pontianak, Jumat (30/10/2026) malam.

Amirullah Tegaskan Pengarusutamaan Gender Jadi Budaya Kerja Pemerintah

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Sekretaris Daerah Kota Pontianak...

Sekda Pontianak Amirullah saat memimpin Verifikasi Lapangan Evaluasi Pengarusutamaan Gender Kota Pontianak di Pontive Center, Jumat (30/10/2026).

berita terkini