Trump Hidupkan Lagi Rencana Akuisisi Greenland, Opsi Militer Dibahas

Presiden AS Donald Trump berbicara soal rencana akuisisi Greenland sebagai bagian strategi keamanan Arktik. (instagram.com/whitehouse)

BERIKABARNEWS l WASHINGTON – Ketegangan diplomatik di wilayah Arktik kembali meningkat setelah Gedung Putih menyatakan bahwa Presiden Amerika Serikat Donald Trump sedang mempertimbangkan berbagai opsi untuk mengakuisisi Greenland, termasuk kemungkinan penggunaan kekuatan militer. Pernyataan ini disampaikan dalam respons pemerintahan AS terhadap pertanyaan mengenai strategi kebijakan luar negeri terbaru mereka.

Pemerintah AS menegaskan bahwa rencana tersebut didasari oleh prioritas keamanan nasional, terutama untuk menghadang pengaruh Rusia dan China di kawasan Arktik.

Juru bicara Gedung Putih menyebutkan bahwa Trump dan timnya tengah membahas cara terbaik untuk mencapai tujuan tersebut, dengan opsi militer tetap menjadi salah satu pilihan yang tersedia bagi Panglima Tertinggi Amerika Serikat.

Greenland merupakan wilayah otonom dalam Kerajaan Denmark yang secara strategis penting karena lokasinya di Arktik. Meskipun memiliki hubungan pertahanan erat dengan AS, pulau berpenduduk sekitar 57.000 jiwa ini semenjak lama menolak gagasan penjualan atau pengambilalihan oleh negara lain.

Pimpinan lokal secara tegas menyatakan bahwa Greenland “bukan untuk dijual” dan harus tetap berada di bawah kedaulatannya sendiri.

Baca Juga : Bukan Sekadar Tuduhan, Maduro Nyatakan Tak Bersalah di Pengadilan AS

Respons internasional terhadap rencana itu cenderung tegas dan kritis. Denmark dan sekutu-sekutunya di Eropa menekankan pentingnya menghormati kedaulatan Greenland serta memperingatkan bahwa ancaman terhadap wilayah tersebut dapat merusak kepercayaan dalam aliansi seperti NATO.

Para pemimpin Eropa menyatakan dukungan kuat bahwa keputusan mengenai masa depan Greenland harus ditetapkan oleh rakyat Denmark dan Greenland sendiri.

Kondisi geopolitik di kawasan Arktik ini semakin kompleks mengingat persaingan global untuk sumber daya strategis dan posisi militer. Meski begitu, kritik internasional menyerukan agar pendekatan diplomatik yang menghormati hukum internasional tetap menjadi dasar penyelesaian sengketa tersebut.

Dengan wacana yang masih terus berkembang dan respons global yang beragam, keputusan akhir terkait Greenland diperkirakan akan tetap menjadi fokus utama dalam hubungan internasional, terutama antara AS, Denmark, dan sekutu NATO di Eropa. (ing)

Kabut Asap Lintas Negara, Timor Leste Liburkan Sekolah

BERIKABARNEWS l – Kabut asap akibat kebakaran hutan...

Kabut asap akibat karhutla Indonesia menyebabkan polusi udara di Dili, Timor Leste, hingga pemerintah meliburkan sekolah selama tiga hari. (Foto: x.com/NaraSenyap)

Drone Ukraina Serang Pusat Data Terbesar Rusia, AI Terancam

BERIKABARNEWS l MOSKOW – Serangan drone Ukraina menghantam...

Serangan drone Ukraina terhadap pusat data Sberbank di Balakovo, Rusia, yang menjadi bagian penting dalam pengembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) Moskow. (foto: x.com/gollge)

Banjir Bandang Nepal, 321 Orang Dievakuasi dan Pendaki Terjebak

BERIKABARNEWS l KATHMANDU – Banjir bandang menerjang wilayah...

Banjir bandang di Nepal tengah akibat longsor yang membendung Sungai Budhi Gandaki merusak jembatan dan memutus jalur pendakian Manaslu. (foto: x.com/NirmalPrasai5)

Arab Saudi Siaga Usai Serangan Berulang di Bandara Riyadh

BERIKABARNEWS l RIYADH – Arab Saudi meningkatkan kewaspadaan...

Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, Arab Saudi, menjadi sasaran serangan proyektil di tengah meningkatnya ketegangan keamanan akibat serangan Houthi. (Foto: x.com/AlArabiya_Eng)

Singapura Tawarkan Bantuan Atasi Karhutla Indonesia

BERIKABARNEWS l SINGAPURA – Pemerintah Singapura menyatakan siap...

Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Indonesia berdampak pada kualitas udara Singapura, sehingga pemerintah setempat menawarkan bantuan untuk mendukung penanganan karhutla. (Foto: x.com/JPEIR0)

Iran Ajukan 7 Syarat kepada AS, Selat Hormuz Belum Dibuka

BERIKABARNEWS l – Juru Bicara Kementerian Luar Negeri...

Selat Hormuz menjadi pusat ketegangan Iran dan Amerika Serikat terkait tuntutan pembukaan jalur pelayaran strategis. (Foto: x.com/OilHeadlineNews)

berita terkini