BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, menegaskan pentingnya penguatan sinergi maritim dan pengamanan wilayah perairan strategis dalam peringatan Hari Dharma Samudera 2026. Pesan tersebut disampaikannya saat menghadiri upacara tabur bunga di Sungai Kapuas, Kamis (15/1/2026).
Upacara berlangsung khidmat sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan laut yang telah gugur dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, saya mengucapkan Selamat Hari Dharma Samudera Tahun 2026. Jaya di laut, jaya di samudera,” ujar Krisantus.
Dalam kesempatan tersebut, Wagub Krisantus mengapresiasi Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) XII atas penambahan alutsista, salah satunya ambulans sungai. Menurutnya, fasilitas ini sangat penting mengingat Kalimantan Barat memiliki jalur sungai yang panjang dan menjadi urat nadi mobilitas masyarakat.
Ia berharap ambulans sungai dapat dioptimalkan melalui kolaborasi antara pemerintah daerah dan TNI AL, khususnya untuk menjangkau wilayah di sepanjang Sungai Kapuas yang sulit diakses melalui jalur darat.
“Banyak wilayah kita yang hanya bisa dijangkau lewat sungai. Dengan sinergi bersama Kodaeral XII, pelayanan kesehatan dan pemantauan aktivitas di Sungai Kapuas bisa berjalan lebih maksimal,” tambahnya.
Selain pelayanan publik, Krisantus juga menyoroti posisi strategis Kalimantan Barat yang berbatasan langsung dengan Laut Natuna Utara, wilayah yang kerap menghadapi tantangan keamanan laut.
Ia menegaskan perlunya kerja sama lintas sektor untuk mengantisipasi persoalan seperti pencurian ikan dan pelanggaran wilayah perairan.
“Sinergi sangat dibutuhkan untuk menjaga kedaulatan wilayah perairan kita dari berbagai gangguan yang masih sering terjadi,” tegasnya.
Baca Juga : Pamit Tugas, Pangdam XII Temui Gubernur Kalbar Bahas Keamanan Daerah
Menanggapi hal tersebut, Komandan Kodaeral XII Laksamana Muda TNI Sawa, S.E., M.M., menyatakan komitmen jajarannya untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dan seluruh pemangku kepentingan.
Menurutnya, Hari Dharma Samudera menjadi momentum refleksi untuk meneladani semangat juang para pahlawan laut. TNI AL, kata dia, siap mendukung pembangunan daerah, baik dalam aspek keamanan, ekonomi, maupun pelayanan kesehatan masyarakat.
“Kodaeral XII siap bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi, instansi vertikal, dan seluruh elemen terkait untuk bersama-sama membangun Kalimantan Barat,” pungkasnya.
Peringatan Hari Dharma Samudera 2026 diharapkan menjadi momentum penguatan pertahanan maritim sekaligus peningkatan kesejahteraan masyarakat yang bergantung pada wilayah perairan di Kalimantan Barat. *
Sumber :
MC Kalbar/InfoPublik.id
