BERIKABARNEWS l BUSAN – Kota Busan, Korea Selatan, bersiap menyambut konser BTS dalam rangkaian tur dunia yang dijadwalkan berlangsung pada Juni mendatang. Di tengah antusiasme para ARMY, pemerintah kota bergerak cepat merespons keluhan soal lonjakan harga penginapan yang dinilai tidak wajar.
Pemerintah Metropolitan Busan resmi meluncurkan inspeksi mendadak serta sistem pelaporan khusus untuk menindak praktik price gouging atau “getok harga” yang merugikan wisatawan. Langkah ini diambil setelah Presiden Korea Selatan, Lee Jae-myung, memberikan instruksi langsung agar praktik tersebut diberantas.
Mulai Sabtu (17/1/2026), pengunjung dapat melaporkan dugaan kenaikan harga tak masuk akal melalui sistem pelaporan berbasis QR Code yang tersedia di penginapan. Laporan tersebut akan diteruskan ke kantor distrik setempat melalui Organisasi Pariwisata Korea (KTO) untuk segera ditindaklanjuti. Pemerintah kota juga telah menyebarkan stiker dan poster peringatan kepada pelaku usaha akomodasi.
Presiden Lee Jae-myung menegaskan bahwa pemerintah tidak akan mentoleransi praktik bisnis predator yang merusak tatanan pasar. Melalui akun media sosial X, ia menyatakan sanksi tegas harus diberlakukan agar keuntungan dari cara tidak adil tersebut tidak lagi menggiurkan.
Mulai pekan depan, tim inspeksi gabungan akan turun langsung ke lapangan. Penginapan yang terbukti menaikkan harga secara tidak wajar atau membatalkan reservasi secara sepihak terancam sanksi administratif berat.
Isu ini mencuat setelah laporan media mengungkap lonjakan harga kamar hingga sembilan kali lipat. Penginapan yang biasanya mematok tarif sekitar 100.000 won melonjak menjadi 900.000 won setelah jadwal konser BTS diumumkan.
Di platform pemesanan daring, beberapa hotel juga menaikkan harga hingga hampir 200 persen pada tanggal konser.
Konser BTS di Busan yang dijadwalkan berlangsung pada 12 dan 13 Juni memiliki makna khusus bagi penggemar. Selain bertepatan dengan peringatan debut BTS, Busan juga merupakan kampung halaman dua member, Jimin dan Jungkook.
Baca Juga : Polisi Akui Bela Diri Nana Eks After School, Gugatan Perampok Gugur
Wali Kota Busan, Park Hyung-joon, memastikan pemerintah kota akan mengerahkan seluruh sumber daya administratif demi menjamin kenyamanan penggemar. Ia menegaskan Busan ingin menjadi tuan rumah yang ramah dan bebas dari praktik perdagangan tidak adil.
Sebagai langkah antisipasi, pemerintah kota juga akan mempromosikan alternatif penginapan di wilayah dengan akses transportasi publik yang baik setelah lokasi konser resmi diumumkan. Strategi ini diharapkan dapat mencegah penumpukan pemesanan di sekitar venue.
BTS dijadwalkan memulai tur dunia mereka pada 9 April, dengan total 79 konser di 34 kota di berbagai negara. *
Sumber :
Koreajoongangdaily
