BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Pemerintah Kabupaten Kubu Raya mulai mematangkan arah pembangunan jangka menengah melalui penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Meski menghadapi tantangan fiskal akibat pemangkasan transfer dana pusat, Bupati Kubu Raya Sujiwo menegaskan komitmennya untuk tetap menjaga program-program prioritas yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Penegasan tersebut disampaikan Sujiwo saat membuka Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Kabupaten Kubu Raya 2027 di Aula Praja Utama Kantor Bupati, Kamis (22/1/2026). Ia menekankan bahwa keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi alasan untuk mengurangi kualitas pelayanan publik.
Menurut Sujiwo, kunci menghadapi tekanan fiskal adalah ketepatan strategi pembiayaan dan efektivitas belanja daerah. Ia meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bekerja lebih kreatif dan inovatif dalam merancang program.
“Solusinya bukan memangkas program yang sudah berjalan, tetapi memastikan setiap rupiah anggaran benar-benar tepat sasaran dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.
Sujiwo menegaskan bahwa pemerintah daerah harus menempatkan diri sebagai pelayan rakyat. Setiap kebijakan pembangunan, kata dia, harus berangkat dari kebutuhan masyarakat, baik itu infrastruktur, pelayanan dasar, maupun penguatan ekonomi lokal.
Dalam forum tersebut, Sujiwo juga memaparkan capaian positif kinerja Pemkab Kubu Raya selama sepuluh bulan terakhir.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), sejumlah indikator makro menunjukkan perbaikan, di antaranya penurunan angka kemiskinan serta kenaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang sebelumnya sempat melandai.
“Capaian ini merupakan hasil kerja bersama seluruh OPD dan dukungan masyarakat. Namun, kami tetap membuka ruang partisipasi publik agar program yang dirancang benar-benar menjawab kebutuhan mendesak,” ujarnya.
Baca Juga : Bupati Sujiwo Turun ke Lokasi Karhutla Desa Limbung, Pastikan Api Terkendali
Fokus RKPD 2027: Atasi Pengangguran Lewat Jalan Poros Ekonomi
Meski demikian, Sujiwo mengakui masih terdapat tantangan serius, terutama meningkatnya angka pengangguran terbuka akibat penutupan sejumlah usaha di sektor perkebunan dan ritel. Kondisi ini menjadi perhatian utama dalam perumusan RKPD 2027.
Untuk menjawab tantangan tersebut, Pemkab Kubu Raya menetapkan fokus RKPD 2027 pada peningkatan daya saing daerah dan pengembangan pusat pertumbuhan ekonomi kerakyatan. Salah satu langkah strategis yang akan dipercepat adalah penyelesaian Jalan Poros Ekonomi.
“Jalan ini kami rancang sebagai penggerak logistik dan perdagangan. Ketika akses terbuka dan ekonomi bergerak, peluang usaha akan tumbuh, pengangguran berkurang, dan kesejahteraan masyarakat meningkat,” jelas Sujiwo. *
Sumber :
Kominfo KKR
