BERIKABARNEWS l – Bulan Syaban memiliki keistimewaan tersendiri bagi umat Islam karena berada di antara dua bulan mulia, Rajab dan Ramadan. Di pertengahan bulan inilah terdapat malam yang penuh keberkahan dan selalu dinanti, yakni Nisfu Syaban.
Malam Nisfu Syaban dikenal sebagai momentum turunnya rahmat dan ampunan Allah SWT bagi hamba-Nya yang bersungguh-sungguh bertaubat dan memperbanyak ibadah. Karena itu, banyak umat Muslim memanfaatkan malam ini untuk mendekatkan diri kepada Allah sebelum memasuki bulan suci Ramadan.
Jadwal Nisfu Syaban 2026
Berdasarkan kalender Hijriah 1447 H yang diselaraskan dengan kalender Masehi, Nisfu Syaban 2026 jatuh pada Selasa, 3 Februari 2026. Dalam penanggalan Islam, pergantian hari dimulai sejak matahari terbenam. Dengan demikian, Malam Nisfu Syaban dimulai pada Senin malam, 2 Februari 2026, selepas Maghrib, hingga terbit fajar keesokan harinya.
Penetapan ini mengacu pada metode hisab dan rukyatul hilal yang menjadi rujukan lembaga-lembaga keagamaan di Indonesia.
Keutamaan Malam Nisfu Syaban
Para ulama menjelaskan bahwa malam Nisfu Syaban memiliki keutamaan besar. Pada malam ini, Allah SWT membuka pintu ampunan seluas-luasnya bagi hamba-Nya yang memohon ampun dengan penuh keikhlasan. Malam ini juga diyakini sebagai waktu yang mustajab untuk berdoa, memohon kebaikan dunia dan akhirat.
Selain itu, Nisfu Syaban menjadi momen refleksi diri sebelum memasuki Ramadan. Umat Islam diajak mengevaluasi amal ibadah selama setahun terakhir agar dapat menyambut bulan puasa dengan hati yang lebih bersih dan siap secara spiritual.
Di Indonesia, malam Nisfu Syaban umumnya diisi dengan pembacaan Surat Yasin, dzikir, doa bersama, serta memperbanyak shalawat sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Baca Juga : Aman Berpuasa bagi Diabetesi, Kenali Tanda Bahaya Sejak Dini
Amalan yang Dianjurkan
Untuk meraih keberkahan malam Nisfu Syaban, umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah. Salah satu amalan yang lazim dilakukan adalah membaca Surat Yasin sebanyak tiga kali setelah salat Maghrib dengan berbagai niat, seperti memohon umur panjang dalam ketaatan, rezeki yang berkah, serta keteguhan iman hingga akhir hayat.
Menghidupkan malam dengan salat sunnah seperti Tahajud atau salat hajat juga dianjurkan sebagai bentuk penghambaan diri kepada Allah SWT. Selain itu, memperbanyak doa dan istighfar menjadi amalan utama, karena malam ini diyakini sebagai waktu terbaik untuk memohon ampunan dan ketenangan batin.
Pada siang harinya, umat Islam juga dianjurkan melaksanakan puasa sunnah Nisfu Syaban yang bertepatan dengan Selasa, 3 Februari 2026. Puasa ini juga termasuk dalam rangkaian Ayyamul Bidh, sehingga niatnya dapat digabung untuk memperoleh pahala yang lebih besar.
Niat Puasa Nisfu Syaban 2026
Berikut lafal niat puasa sunnah Nisfu Syaban:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ نِصْفِ شَعْبَانَ لِلّٰهِ تَعَالَى
Latin: Nawaitu shauma ghadin ‘an adā’i sunnati nishfi Sya‘bāna lillāhi ta‘ālā.
Artinya: Aku niat puasa sunnah Nisfu Syaban esok hari karena Allah Ta’ala.
Niat puasa dapat dibaca pada malam hari atau sebelum waktu Zuhur, selama belum melakukan hal-hal yang membatalkan puasa sejak terbit fajar.
Nisfu Syaban menjadi kesempatan berharga untuk membersihkan hati dan memperkuat hubungan spiritual dengan Allah SWT sebelum datangnya Ramadan. Dengan memahami jadwal, keutamaan, serta mengamalkan ibadah yang dianjurkan, diharapkan umat Islam dapat meraih rahmat dan ampunan-Nya.*
Sumber :
Baznaz
