Wabup Heroaldi Evaluasi TPPED 2025, Pertumbuhan Ekonomi Sambas Terus Menguat

Wakil Bupati Sambas H. Heroaldi Djuhardi Alwi membuka rapat evaluasi kinerja TPPED Kabupaten Sambas di Aula BAPPERIDA

BERIKABARNEWS l SAMBAS – Pemerintah Kabupaten Sambas terus memperkuat langkah dalam menjaga pertumbuhan ekonomi daerah agar tetap berkelanjutan. Wakil Bupati Sambas H. Heroaldi Djuhardi Alwi membuka secara resmi Rapat Evaluasi Kinerja Tim Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah (TPPED) Tahun 2025 di Aula BAPPERIDA Sambas, Selasa (3/2/2026).

Rapat evaluasi ini menjadi forum strategis untuk menilai efektivitas program ekonomi daerah sekaligus memastikan seluruh kebijakan pembangunan berjalan sesuai arah dan target yang telah ditetapkan.

Dalam sambutannya, Wabup Heroaldi menegaskan bahwa TPPED memiliki peran penting dalam menyinergikan visi pembangunan daerah dengan agenda pembangunan nasional.

“Kinerja TPPED harus terus ditingkatkan. Setiap langkah harus sejalan dengan visi Sambas Berkah Berkemajuan dan mendukung Asta Cita Nasional menuju Indonesia Emas 2045,” tegasnya.

Wabup Heroaldi juga menyoroti kondisi perekonomian Kabupaten Sambas pasca-pandemi Covid-19 yang menunjukkan tren positif dan stabil. Berdasarkan hasil evaluasi, pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Sambas terus bergerak naik, mencerminkan semakin kuatnya struktur ekonomi daerah.

Menurutnya, tren pertumbuhan tersebut menjadi modal penting bagi daerah dalam menghadapi dinamika dan ketidakpastian ekonomi global ke depan.

Baca Juga : Bupati Kubu Raya Kecam Teror Bom Molotov di SMPN 3 Sungai Raya

Untuk menjaga pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan, TPPED Kabupaten Sambas memfokuskan program pada penguatan sektor-sektor unggulan yang bersentuhan langsung dengan ekonomi masyarakat. Sektor pertanian, perikanan, dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) ditetapkan sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah.

Di sektor pertanian, pemerintah daerah mendorong peningkatan produktivitas dan optimalisasi potensi lahan. Sementara di sektor perikanan, perhatian difokuskan pada penguatan infrastruktur serta perluasan akses pasar bagi nelayan. Adapun sektor UMKM diarahkan pada peningkatan daya saing melalui digitalisasi dan penguatan kemandirian usaha.

Menutup rapat, Wabup Heroaldi mengajak seluruh anggota TPPED untuk terus memperkuat kolaborasi dan inovasi dalam merumuskan kebijakan ekonomi yang tepat sasaran.

“Dengan kerja sama yang solid dan kebijakan yang adaptif, kita optimistis pertumbuhan ekonomi Sambas dapat memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan seluruh masyarakat,” pungkasnya.*

 

Sumber :

MC Sambas

Usai Tangani Karhutla di Kayong Utara, 30 Personel Brimob Bergeser ke Sintang

BERIKABARNEWS l KAYONG UTARA — Sebanyak 30 personel...

30 personel Brimob mengikuti apel pelepasan setelah selesai menangani Karhutla di Kayong Utara dan bergeser ke Sintang. (Foto: Res-KKU)

Kisah Kejujuran Warga Bengkayang, Temukan Uang Rp14,85 Juta dan Lapor Polisi

BERIKABARNEWS l BENGKAYANG — Kisah kejujuran seorang warga...

Warga Bengkayang melaporkan penemuan uang Rp14,85 juta melalui Call Center 110 Polres Bengkayang. (Foto: Res-Bly)

Gaktibplin Polres Kubu Raya, 63 Personel Jalani Tes Urine

BERIKABARNEWS l KUBU RAYA — Polres Kubu Raya...

Personel Polres Kubu Raya menjalani tes urine dalam kegiatan Gaktibplin untuk mencegah penyalahgunaan narkoba. (Foto: Res-KKR)

Atasi Macet Kapuas II, Bupati Sujiwo Siapkan Pengalihan Arus hingga Flyover

BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Bupati Kubu Raya...

Bupati Kubu Raya Sujiwo menyiapkan pengalihan arus dan rencana flyover untuk mengatasi kemacetan di Jembatan Kapuas II. (Foto: instagram.com/sujiwo99)

KDKMP Kubu Raya Perkuat Tata Kelola Koperasi dan UMKM

BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Sekretaris Daerah Kabupaten...

Sekda Kubu Raya Yusran Anizam membuka pelatihan pengelolaan bisnis dan keuangan KDKMP di Balai Diklat Keuangan Pontianak. (Foto: Prokopim KKR)

Puluhan Warga Datangi ATR/BPN Kubu Raya, Tuntut Kejelasan Sertifikat dan Lahan

BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Sekitar 60 warga...

Puluhan warga menyampaikan aspirasi terkait sertifikat dan kepemilikan lahan di Kantor ATR/BPN Kubu Raya. (Foto: Res-KKR)

berita terkini