BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Memasuki puncak arus balik Idulfitri 1447 Hijriah, Kepolisian Daerah Kalimantan Barat meningkatkan pengamanan di berbagai titik transportasi. Langkah ini dilakukan melalui Operasi Ketupat Kapuas 2026 untuk memastikan perjalanan masyarakat berlangsung aman dan lancar.
Pengamanan difokuskan di sejumlah objek vital, seperti terminal bus, Bandara Internasional Supadio, serta pelabuhan rakyat dan komersial di seluruh wilayah Kalimantan Barat. Personel gabungan dikerahkan untuk memantau pergerakan penumpang yang meningkat saat arus balik.
Kasatgas Preventif Operasi Ketupat Kapuas 2026, Paino, menegaskan bahwa seluruh personel diminta mengedepankan pendekatan humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Kami menginstruksikan agar personel memberikan pelayanan terbaik, sejalan dengan semangat Mudik Aman, Keluarga Bahagia,” ujarnya.
Selain itu, sinergi antarinstansi juga diperkuat guna memastikan kelancaran arus balik tanpa hambatan berarti.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Kalbar, Bambang Suharyono, menyebut kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di titik keramaian masih terpantau kondusif.
Menurutnya, kehadiran aparat kepolisian di tengah kerumunan bertujuan memberikan rasa aman sekaligus mencegah potensi tindak kriminalitas yang memanfaatkan kelengahan pemudik.
Baca Juga : 533 Titik Panas Terdeteksi di Kalbar, Ancaman Karhutla Meningkat
Polda Kalbar juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada selama perjalanan arus balik.
Pemudik diminta menjaga barang bawaan, memanfaatkan pos pengamanan jika membutuhkan bantuan, serta tetap mengutamakan keselamatan di tengah meningkatnya volume penumpang.
Operasi Ketupat Kapuas 2026 merupakan operasi kemanusiaan yang mengedepankan langkah preventif. Upaya ini diharapkan mampu memastikan perayaan Idulfitri di Kalimantan Barat berlangsung aman, nyaman, dan tertib.*
