BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Warga Kalimantan Barat diminta waspada menghadapi kondisi cuaca yang dinamis dalam sepekan ke depan. Berdasarkan prakiraan BMKG untuk periode 4–10 April 2026, wilayah Kalbar akan mengalami kombinasi hujan disertai petir serta potensi munculnya titik panas.
Secara umum, cuaca di Kalbar masih didominasi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang. Hujan diperkirakan terjadi pada siang hingga malam hari dan berpotensi disertai petir serta angin kencang berdurasi singkat.
BMKG mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di luar ruangan pada sore dan malam hari. Perubahan cuaca yang cepat dapat meningkatkan risiko keselamatan jika tidak diantisipasi dengan baik.
Di tengah kondisi hujan tersebut, ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih membayangi. Pada 4 April serta periode 8 hingga 10 April 2026, sebagian wilayah Kalbar diperkirakan mengalami kondisi lebih kering yang berpotensi memicu titik panas.
Situasi ini menjadi perhatian serius, terutama di daerah rawan kebakaran. Masyarakat diimbau tidak membuka lahan dengan cara membakar guna mencegah terjadinya karhutla.
Baca Juga : Program 2027 Disinergikan, Kalbar dan Kubu Raya Fokus Prioritas
Meski demikian, kualitas udara di Kalimantan Barat secara umum masih berada dalam kategori baik. Curah hujan yang cukup membantu menjaga udara tetap bersih dan sehat.
Jarak pandang juga diperkirakan normal, umumnya di atas satu kilometer, sehingga aktivitas transportasi darat maupun udara tetap berjalan lancar.
BMKG mengimbau masyarakat untuk rutin memantau informasi cuaca terbaru melalui kanal resmi serta selalu menyiapkan perlengkapan seperti payung atau jas hujan saat beraktivitas.
Dengan kewaspadaan dan kesiapan, masyarakat diharapkan tetap dapat beraktivitas dengan aman meski cuaca berubah-ubah sepanjang pekan ini.*
