BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Peringatan Hari Bumi 2026 di Kalimantan Barat menjadi momentum penting bagi Gubernur Ria Norsan dan Wakil Gubernur Krisantus Kurniawan untuk menegaskan komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan.
Keduanya terlihat kompak melakukan aksi penanaman pohon di kawasan Museum Kalimantan Barat, Minggu (26/4/2026). Kegiatan ini menjadi simbol nyata kepedulian terhadap lingkungan di tengah tantangan perubahan iklim yang semakin terasa.
Aksi penanaman pohon yang dilakukan bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Gubernur Ria Norsan menegaskan bahwa menjaga kelestarian lingkungan membutuhkan langkah konkret yang dilakukan secara berkelanjutan.
Menurutnya, penanaman pohon di ruang publik seperti area museum memiliki makna penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem, terutama di tengah pesatnya pembangunan perkotaan.
Ia juga menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga lingkungan. Pemuda dinilai harus menjadi motor penggerak pembangunan yang tetap memperhatikan aspek kelestarian alam.
“Generasi muda harus mengambil peran. Mari membangun daerah tanpa mengabaikan lingkungan. Lingkungan yang sehat adalah warisan terbaik untuk masa depan,” ujarnya.
Baca Juga : Wagub Krisantus: Investasi Jangan Korbankan Lingkungan Kalbar
Di lokasi yang sama, Wakil Gubernur Krisantus Kurniawan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kesadaran kolektif terhadap isu lingkungan.
Ia menilai aksi sederhana seperti menanam pohon merupakan langkah awal yang efektif dalam menghadapi dampak perubahan iklim, seperti suhu ekstrem dan ketidakseimbangan alam yang mulai dirasakan masyarakat.
Krisantus juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas generasi agar upaya menjaga lingkungan tidak berhenti sebagai kampanye, tetapi menjadi kebiasaan sehari-hari.
Melalui peringatan Hari Bumi 2026 ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat berharap budaya menjaga lingkungan dapat tumbuh menjadi gaya hidup baru, khususnya di kalangan milenial dan Gen Z.
Semangat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat diharapkan mampu mendorong terciptanya pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga keberlanjutan lingkungan.*
