BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti Pendopo Gubernur Kalimantan Barat, Minggu (26/4/2026). Gubernur Ria Norsan secara resmi melepas keberangkatan jemaah calon haji (JCH) yang tergabung dalam Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Muhammadiyah Kalbar.
Pelepasan jemaah haji Muhammadiyah Kalbar ini menjadi momen penting sebelum para jemaah bertolak ke Tanah Suci untuk menunaikan Ibadah Haji. Pemerintah memastikan seluruh kesiapan teknis telah dimatangkan guna mendukung kelancaran perjalanan ibadah.
Dalam arahannya, Ria Norsan menegaskan bahwa ibadah haji tidak hanya soal spiritualitas, tetapi juga membutuhkan kesiapan fisik yang prima. Ia mengingatkan jemaah untuk menjaga kesehatan mengingat cuaca ekstrem serta padatnya aktivitas selama berada di Arab Saudi.
Selain itu, kedisiplinan dalam mengikuti seluruh rangkaian ibadah menjadi faktor penting agar perjalanan berjalan lancar.
“Berangkatlah dengan niat tulus, laksanakan ibadah dengan sebaik-baiknya, dan kembali dalam keadaan sehat serta memperoleh haji mabrur,” pesan Ria Norsan.
Baca Juga : Gubernur Ria Norsan Dorong Masjid Jadi Pusat Peradaban dan Ekonomi Umat
Gubernur juga menekankan pentingnya menjaga sikap dan perilaku selama di Tanah Suci. Menurutnya, para jemaah merupakan representasi masyarakat Kalimantan Barat di mata dunia, sehingga nilai kesopanan dan ketertiban harus selalu dijaga.
Di tengah lantunan talbiyah yang mengiringi prosesi pelepasan, Ria Norsan mengajak jemaah untuk memperkuat rasa kebersamaan. Saling membantu dan menjaga antarjemaah dinilai menjadi kunci kenyamanan dan kekhusyukan dalam menjalankan ibadah di tengah jutaan umat Muslim dari berbagai negara.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat berharap seluruh jemaah KBIHU Muhammadiyah Kalbar dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air dengan membawa keberkahan bagi diri sendiri, keluarga, serta daerah.*
