Gubernur Ria Norsan Tekankan Akselerasi Pembangunan Kalbar

Gubernur Ria Norsan memimpin Coffee Morning bersama kepala perangkat daerah untuk membahas akselerasi pembangunan Kalbar.

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menekankan pentingnya akselerasi pembangunan di Kalimantan Barat memasuki semester kedua tahun 2026. Hal itu disampaikan saat memimpin evaluasi kinerja dalam agenda Coffee Morning bersama seluruh kepala perangkat daerah di Balai Petitih, Jumat (3/7/2026).

Pertemuan tersebut menjadi momentum penting bagi Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat untuk mengevaluasi berbagai kendala teknis maupun administratif yang selama ini dinilai menghambat percepatan pembangunan dan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Gubernur menegaskan bahwa setiap anggaran yang dialokasikan harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dalam arahannya, Ria Norsan meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk meningkatkan ritme kerja dan mempercepat pelaksanaan program prioritas. Menurutnya, pembangunan daerah tidak boleh hanya berorientasi pada penyelesaian administrasi, tetapi harus berfokus pada hasil yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Ia menilai budaya kerja di lingkungan pemerintahan perlu terus bertransformasi menjadi lebih responsif, adaptif, dan berorientasi pada hasil atau outcome-based.

“Mari kita tancap gas. Pastikan seluruh program berjalan tepat waktu, tepat sasaran, dan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dengan kolaborasi yang kuat dan komitmen bersama, kita optimistis visi pembangunan Kalimantan Barat dapat terwujud,” ujar Ria Norsan.

Baca Juga : IPM Kalbar Naik ke 72,09, Gubernur Ria Norsan Sebut Kualitas SDM Terus Meningkat

Penekanan terhadap akselerasi pembangunan ini dinilai penting agar target-target prioritas yang telah dirancang sejak awal tahun dapat terealisasi sesuai jadwal.

Selain mendorong percepatan kerja, Gubernur Kalbar juga menekankan pentingnya penguatan koordinasi lintas sektor. Menurutnya, sinergi antarperangkat daerah menjadi kunci utama untuk mengurangi ego sektoral yang kerap memperlambat pelaksanaan program pembangunan.

Ia meminta seluruh kepala perangkat daerah segera memetakan hambatan yang dihadapi di lapangan agar solusi dapat dirumuskan secara cepat dan efektif, tanpa harus menunggu hingga akhir tahun anggaran.

Momentum awal semester kedua, kata dia, harus dimanfaatkan secara optimal untuk mengejar target-target strategis pembangunan daerah.

Baca Juga : Sekda Harisson Dorong UMK Kalbar Masuk Rantai Pasok Pengadaan Pemerintah

Meski menuntut percepatan, Ria Norsan tetap mengingatkan pentingnya menjaga tata kelola pemerintahan yang baik. Ia menegaskan bahwa efisiensi dan percepatan kerja harus berjalan seiring dengan prinsip akuntabilitas, transparansi, dan kepatuhan terhadap regulasi.

Menurutnya, akselerasi pembangunan tidak boleh mengabaikan tata kelola yang sehat karena hal tersebut menjadi fondasi utama dalam menciptakan pemerintahan yang efektif dan terpercaya.

Melalui evaluasi ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat berharap percepatan realisasi APBD dan penyelesaian proyek-proyek strategis dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Barat.*

Gubernur Ria Norsan Pantau Karhutla Kalbar, Pergerakan Asap Dicek Lewat SiPongi

BERIKABARNEWS l PONTIANAK — Gubernur Kalimantan Barat Ria...

Gubernur Kalbar Ria Norsan memantau Karhutla dan pergerakan asap melalui aplikasi SiPongi di Data Analytic Room Kantor Gubernur Kalbar.

Pemprov Kalbar Perkuat Kesiapsiagaan Bencana Hadapi Musim Hujan

BERIKABARNEWS l l PONTIANAK — Pemerintah Provinsi Kalimantan...

Gubernur Kalbar Ria Norsan memimpin rapat koordinasi kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi menjelang musim hujan 2026/2027.

Gubernur Ria Norsan Hadiri HUT ke-81 TNI, Dorong Sinergi Jaga Kalbar

BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Gubernur Kalimantan Barat...

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menghadiri Apel Besar HUT ke-81 TNI di Makodam XII/Tanjungpura, Kabupaten Kubu Raya.

Karhutla Kalbar Mulai Mereda, Hotspot Turun Jadi 24 Titik

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Penanganan kebakaran hutan dan...

Penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Barat.

Rp40 Miliar Dana Banpres Disiapkan, Pemprov Kalbar Perkuat Karhutla

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat...

Gubernur Kalbar Ria Norsan menyampaikan alokasi dana Banpres Rp40 miliar untuk memperkuat penanganan karhutla di Kalimantan Barat.

Tabligh Akbar Bersama UAS, Ria Norsan Ajak Warga Doakan Kalbar

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Ribuan warga menghadiri Tabligh...

Gubernur Kalbar Ria Norsan bersama Ustadz Abdul Somad (UAS) dalam Tabligh Akbar di Kantor Gubernur Kalimantan Barat.

berita terkini