BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan melepas Konsul Malaysia di Pontianak, Tuan Azizul Zekri Bin Abdul Rahim, yang mengakhiri masa tugas diplomatiknya setelah lima tahun bertugas di Kalimantan Barat. Momen perpisahan itu berlangsung dalam suasana hangat di Ruang Kerja Gubernur Kalbar, Senin (20/7/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Ria Norsan menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas dedikasi serta kontribusi Azizul Zekri dalam memperkuat hubungan antara Kalimantan Barat dan Malaysia selama masa penugasannya.
Menurut Norsan, sinergi yang terjalin antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dan Konsulat Malaysia di Pontianak telah memberikan manfaat di berbagai sektor, mulai dari pemerintahan, perdagangan lintas batas, hingga hubungan sosial kemasyarakatan.
“Tentunya banyak kerja sama dan sinergi yang telah kita bangun bersama selama Tuan Azizul Zekri bertugas di Kalimantan Barat. Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, saya menyampaikan terima kasih atas dedikasi, pengabdian, serta kontribusi yang telah diberikan selama ini,” ujar Ria Norsan.
Baca Juga : Ribuan Warga Nobar Bersama Gubernur Ria Norsan, Spanyol Juara Piala Dunia 2026
Ria Norsan menilai Azizul Zekri telah berperan penting dalam mempererat hubungan bilateral antara Kalimantan Barat dan Malaysia. Berbagai program kerja sama yang dibangun selama lima tahun terakhir dinilai memberikan dampak positif, khususnya bagi masyarakat di kawasan perbatasan kedua negara.
Kerja sama tersebut meliputi penguatan hubungan antarpemerintah, peningkatan aktivitas perdagangan lintas batas, hingga mempererat hubungan sosial dan budaya masyarakat Indonesia dan Malaysia.
Menurutnya, hubungan yang harmonis ini menjadi modal penting untuk terus mendorong pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di wilayah perbatasan.
Baca Juga : Wagub Krisantus Buka Fatmawati Trophy 2026, Dorong Desainer Angkat Budaya Kalimantan
Gubernur Kalbar berharap hubungan baik yang telah terjalin selama masa tugas Azizul Zekri dapat diteruskan oleh Konsul Malaysia yang baru.
Ia optimistis sinergi antara Kalimantan Barat dan Malaysia akan terus berkembang demi mendukung kemajuan kawasan perbatasan sekaligus mempererat hubungan persahabatan kedua negara.
“Hubungan baik yang telah terjalin ini semoga dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan oleh penerusnya, sehingga kerja sama yang saling menguntungkan bagi kedua belah pihak tetap berjalan dengan baik,” harapnya.
Ria Norsan menegaskan, hubungan Kalimantan Barat dan Malaysia selama ini tidak hanya berfokus pada perdagangan lintas batas, tetapi juga mencakup kerja sama di bidang sosial, budaya, dan pemerintahan yang menjadi fondasi penting bagi pembangunan kawasan perbatasan.*
