BERIKABARNEWS l SANGGAU – Seorang perangkat Desa Jangkang Benua, Kecamatan Jangkang, Kabupaten Sanggau, meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan lalu lintas yang diduga terjadi saat hendak mendahului kendaraan di Jalan Raya Balai Sebut–Kembayan, Dusun Landau, Selasa (21/7/2026) sekitar pukul 18.20 WIB.
Korban diketahui bernama Benediktus Anwar (43). Dalam insiden tersebut, satu remaja berusia 17 tahun mengalami luka berat, sementara seorang penumpang lainnya turut menjalani pemeriksaan medis.
Petugas Polsek Jangkang yang menerima laporan segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengevakuasi korban, serta mengamankan barang bukti.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, Benediktus mengendarai sepeda motor Yamaha Jupiter bernomor polisi KB 4086 DY dari arah Kembayan menuju Balai Sebut.
Saat melintas di Dusun Landau, korban diduga mencoba mendahului kendaraan yang berada di depannya hingga mengambil jalur kanan.
Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju sepeda motor Kawasaki KLX tanpa nomor polisi yang dikendarai MA (17) dengan membonceng DOF (15).
Karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat, tabrakan frontal tidak dapat dihindari. Benturan keras mengakibatkan kedua sepeda motor mengalami kerusakan parah.
Baca Juga : Grand Max Hangus Terbakar Usai Kecelakaan di Sanggau, Kerugian Capai Rp95 Juta
Akibat kecelakaan tersebut, Benediktus Anwar mengalami luka berat dan sempat dievakuasi ke Puskesmas Jangkang. Namun, nyawanya tidak tertolong dan korban dinyatakan meninggal dunia. Jenazah kemudian diserahkan kepada pihak keluarga sekitar pukul 20.00 WIB.
Sementara itu, MA mengalami luka robek pada lutut kanan serta sejumlah luka lainnya. Setelah mendapatkan penanganan awal, korban dirujuk ke RSUD Sintang untuk menjalani perawatan intensif.
Adapun DOF yang merupakan penumpang sepeda motor Kawasaki KLX juga mendapatkan pemeriksaan kesehatan dari tim medis.
Baca Juga : Diduga Korsleting, Truk Hino Dutro Bermuatan Material Bangunan Terbakar
Kapolsek Jangkang IPTU Sukarjo mengatakan personelnya tiba di lokasi sekitar pukul 18.30 WIB untuk mengamankan TKP, mengevakuasi korban, serta mengamankan kedua kendaraan yang terlibat sebagai barang bukti.
Menurutnya, penyelidikan masih terus dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut.
“Kami menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. Saat ini proses penyelidikan masih berjalan. Kami mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu mematuhi aturan lalu lintas dan memastikan posisi aman sebelum mendahului kendaraan lain,” ujar IPTU Sukarjo.
Polisi juga mengingatkan para pengguna jalan agar selalu berhati-hati saat berkendara, mematuhi rambu lalu lintas, serta memastikan kondisi jalan benar-benar aman sebelum melakukan manuver mendahului kendaraan lain guna mengurangi risiko kecelakaan.*
