BERIKABARNEWS l KAYONG UTARA – Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan melantik Dewan Hakim Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Aula Pendopo Bupati Kayong Utara, Minggu (2/8/2026). Dalam pelantikan tersebut, ia menegaskan pentingnya menjaga objektivitas, integritas, dan profesionalisme selama proses penilaian berlangsung.
Pelantikan Dewan Hakim menjadi salah satu agenda pembuka rangkaian MTQ XXXIV Kalbar yang dipusatkan di Kabupaten Kayong Utara.
Ria Norsan menekankan bahwa tugas Dewan Hakim bukan sekadar menjalankan penilaian secara administratif, tetapi juga mengemban amanah yang harus dipertanggungjawabkan secara moral.
“Jalankanlah tugas dengan sebaik-baiknya dan amanah dipegang dengan teguh, karena Bapak dan Ibu adalah seorang pemimpin. Amanah itu akan kita pertanggungjawabkan, bukan hanya di dunia, tetapi juga di akhirat di hadapan Allah SWT,” tegasnya.
Baca Juga : Gubernur Ria Norsan Lepas Pawai Ta’aruf MTQ XXXIV Kalbar di Kayong Utara
Ria Norsan mengingatkan seluruh anggota Dewan Hakim agar menjaga netralitas dan tidak memihak kepada kontingen mana pun. Ia juga meminta setiap persoalan yang muncul selama pelaksanaan MTQ diselesaikan melalui musyawarah.
“Musyawarahkan dengan sebaik-baiknya. Tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan. Saya tidak mau mendengar lagi ada Dewan Hakim yang sampai hampir adu jotos. Yang berlalu biarlah berlalu, itu kenangan yang tidak baik. Di MTQ ke-34 di Kayong Utara ini, kita hilangkan semua itu,” ujarnya.
Menurutnya, penilaian yang objektif akan menjaga kredibilitas MTQ sekaligus meningkatkan kepercayaan seluruh peserta terhadap hasil perlombaan.
Baca Juga : 633 Peserta MTQ Kalbar Terima Uang Saku Rp1,5 Juta dari OSO
Usai melantik Dewan Hakim, Ria Norsan bersama Bupati Kayong Utara Romi Wijaya meninjau pameran pembangunan dan stan UMKM di kawasan Pantai Pulau Datok, Sukadana.
Ia mengapresiasi lokasi penyelenggaraan pameran yang dinilai memiliki panorama alam menarik dengan perpaduan pantai dan pegunungan. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian MTQ, tetapi juga mampu mempromosikan potensi wisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi pelaku UMKM di Kayong Utara.
“Lokasi pelaksanaan MTQ ini spektakuler. Berada di sekitar area pantai dan dikelilingi oleh pegunungan. Biasanya gunung itu dingin, tapi karena ada angin laut, jadinya terasa hangat dan cukup berkeringat hari ini,” kata Ria Norsan.*
