BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Kafilah MTQ Nasional XXXI Kalimantan Barat mendapat apresiasi dari Pemerintah Provinsi Kalbar setelah berjuang membawa nama daerah dalam ajang tingkat nasional di Semarang, Jawa Tengah.
Gubernur Kalbar Ria Norsan secara langsung menyerahkan tali asih kepada para kafilah dalam agenda apresiasi yang digelar di Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Selasa (29/9/2026).
Apresiasi tersebut diberikan sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan para duta Al-Qur’an Kalbar yang berhasil meraih prestasi dalam MTQ Nasional XXXI.
Salah satu peserta yang menerima tali asih adalah Yusuf Mubarak. Ia berhasil meraih Juara Terbaik II Kategori Hafalan 30 Juz. Selain itu, tali asih juga diberikan kepada peserta Kalbar lainnya yang meraih predikat Juara Harapan di tingkat nasional.
Baca Juga : Wagub Krisantus Tekankan Pengawasan Pemda Harus Jadi Peringatan Dini
Ria Norsan menyampaikan rasa syukur dan bangga atas perjuangan seluruh qari, qariah, hafiz, hafizah, official, serta jajaran Pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Kalbar.
Menurutnya, capaian para kafilah tersebut perlu diikuti dengan pembinaan yang lebih kuat dan berkelanjutan agar prestasi Kalbar dalam ajang MTQ dapat terus berkembang.
Pemprov Kalbar berencana memperkuat pembinaan melalui jadwal latihan yang lebih terstruktur dan disiapkan jauh sebelum pelaksanaan perlombaan. Pemerintah daerah juga akan memfasilitasi pelatih berskala nasional untuk meningkatkan kemampuan para peserta.
Baca Juga : Pemprov Kalbar Raih Penghargaan TPID Provinsi Terbaik 2026
Selain pembinaan dan pelatih, dukungan fasilitas latihan serta pembiayaan juga menjadi bagian dari komitmen Pemprov Kalbar dalam meningkatkan prestasi kafilah.
“Pemerintah Provinsi berkomitmen mendukung pembiayaan dan peningkatan fasilitas penunjang kafilah, dengan penjadwalan pembinaan yang lebih terstruktur,” ujar Ria Norsan, Selasa (29/9/2026).
Pemberian tali asih diharapkan menjadi bentuk penghargaan sekaligus motivasi bagi para duta Al-Qur’an untuk terus meningkatkan kemampuan. Pemprov Kalbar juga berharap prestasi tersebut mendorong LPTQ memperkuat pembinaan keagamaan di Kalimantan Barat.*
