BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kubu Raya menargetkan penuntasan pembangunan turap di kawasan Sungai Raya Dalam (Serdam) hingga kawasan Korpri sepanjang 1,1 kilometer. Proyek ini diperkirakan membutuhkan anggaran Rp30 miliar hingga Rp40 miliar yang akan diperjuangkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2027.
Setelah pembangunan turap selesai, Pemkab Kubu Raya berencana melanjutkan penataan kawasan dengan membangun trotoar, jalur pedestrian, dan jogging track. Penataan tersebut ditujukan untuk mempercantik kawasan sekaligus menyediakan fasilitas publik yang nyaman bagi masyarakat.
Bupati Kubu Raya, Sujiwo, menyampaikan rencana itu saat meninjau lokasi pada Selasa (13/10/2026). Ia menjelaskan, pengerjaan turap masih menyisakan sekitar 1,1 kilometer dari ujung proyek yang baru dikerjakan Balai Wilayah Sungai hingga kawasan Korpri.
“Sisa turap dari ujung yang baru dikerjakan oleh Balai Wilayah Sungai sampai ke Korpri itu kurang lebih 1,1 kilometer. Perkiraan anggarannya sekitar Rp30 miliar sampai Rp40 miliar,” ungkap Sujiwo.
Baca Juga : Sujiwo Desak Pertamina Atasi Antrean BBM di Kubu Raya
Untuk memenuhi kebutuhan anggaran tersebut, Pemkab Kubu Raya terus menjalin komunikasi dengan pemerintah pusat. Sujiwo juga berencana meminta dukungan anggota DPR RI dari daerah pemilihan Kalimantan Barat agar penyelesaian turap dapat direalisasikan melalui APBN 2027.
“Insyaallah tahun depan kita perjuangkan penuntasan turapnya melalui APBN. Nanti kita minta bantuan Pak Lasarus, Pak Syarif Abdullah, Pak Yuliansyah, atau Pak Boyman. Kami juga bisa langsung berkoordinasi ke kementerian,” katanya.
Sujiwo menegaskan, penyelesaian turap menjadi tahap penting sebelum pembangunan trotoar dan fasilitas pejalan kaki dilakukan. Pengerjaan secara bertahap diperlukan agar penataan infrastruktur di kawasan Serdam dapat berjalan terarah dan memiliki konstruksi yang kuat.
Setelah turap tuntas, Pemkab Kubu Raya menargetkan pembangunan jalur pedestrian dan jogging track dapat diselesaikan pada 2027.
Pekerjaan tersebut direncanakan dibagi menjadi beberapa segmen, mulai dari ruas sepanjang 650 meter hingga segmen lanjutan sekitar satu kilometer menuju titik peninjauan.
Menurut Sujiwo, kawasan Serdam merupakan bagian penting dari wajah Kabupaten Kubu Raya sehingga perlu mendapat perhatian dalam pembangunan daerah.
“Kawasan ini menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya dan merupakan bagian utama dari wajah daerah, sehingga mesti kita berikan perhatian khusus,” tegasnya.
Baca Juga : Kubu Raya Siap Gelar Hari Santri 2026, Biaya Ditanggung APBD
Sujiwo mengatakan, penataan kawasan Serdam tidak hanya bertujuan memperindah lingkungan perkotaan, tetapi juga menghadirkan ruang publik yang nyaman dan bermanfaat bagi masyarakat.
Meski pembangunan di kawasan perkotaan menjadi salah satu fokus, ia menegaskan bahwa pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Kubu Raya tetap menjadi perhatian pemerintah daerah.
“Target kita pembangunan harus merata karena asas keadilan harus dipenuhi. Karena itu, saya juga terus berkeliling ke sembilan kecamatan untuk memastikan seluruh wilayah tersentuh pembangunan,” pungkasnya.*
