Wagub Kalbar Tekankan Sinergi Lintas Sektor Tangani TPPO di Perbatasan

Foto bersama Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan dalam kegiatan Supervisi Gugus Tugas TPPO di Mapolda Kalbar. (MC Kalbar)

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Wakil Gubernur Kalimantan Barat (Wagub Kalbar), Krisantus Kurniawan, menegaskan bahwa penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Kalimantan Barat tidak dapat dilakukan secara parsial. Ia menyerukan sinergi lintas sektor antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan lembaga sosial untuk menekan angka kasus perdagangan orang yang masih tinggi di wilayah perbatasan.

Menurut Krisantus, posisi geografis Kalbar menjadikannya daerah sumber sekaligus jalur transit perdagangan orang menuju negara-negara tetangga seperti Malaysia, Brunei Darussalam, Singapura, Tiongkok, dan Arab Saudi. Selain itu, praktik TPPO juga terjadi di lingkup domestik melalui eksploitasi tenaga kerja dan modus lainnya.

“Kalbar memiliki garis batas yang panjang dan banyak titik sulit terpantau. Ini membuka peluang besar bagi pelaku TPPO menjalankan modus operandinya. Karena itu, Gugus Tugas TPPO Kalbar harus hadir sebagai perangkat struktural yang bekerja terpadu,” ujar Krisantus dalam kegiatan Supervisi dan Sosialisasi Peraturan Gugus Tugas TPPO di Mapolda Kalbar, Jumat (3/10/2025).

Tantangan Serius: Koordinasi dan Anggaran Pemulangan Korban

Meski mengapresiasi langkah cepat Polda Kalbar dalam menangani berbagai kasus TPPO, Krisantus menyoroti dua tantangan besar yang masih dihadapi pemerintah daerah, yakni koordinasi antarinstansi dan keterbatasan anggaran untuk pemulangan korban.

“Kerap kali pemulangan korban dari luar Kalbar terkendala karena tidak jelas siapa yang menanggung biaya. Ini persoalan mendasar yang harus segera kita carikan solusinya,” jelas Krisantus.

Ia menegaskan bahwa tanpa kejelasan pendanaan dan koordinasi lintas wilayah, proses pemulihan korban perdagangan orang akan terus tersendat dan menimbulkan kerentanan baru bagi mereka.

Baca Juga : Wagub Krisantus Kurniawan: Keberagaman Adalah Berkah Persatuan Kalimantan Barat

Modus TPPO di Kalbar Kian Beragam

Wagub Krisantus juga mengingatkan bahwa modus TPPO di Kalimantan Barat semakin beragam dan kompleks, melibatkan berbagai bentuk eksploitasi. Berdasarkan hasil pengawasan Gugus Tugas, beberapa modus yang marak antara lain:

  • Kawin kontrak dan pengantin pesanan
  • Program magang luar negeri bermasalah
  • Eksploitasi tenaga kerja domestik
  • Rekrutmen penerjemah bahasa Mandarin untuk tujuan ilegal

Ia menilai bahwa perubahan pola TPPO ini menuntut kewaspadaan tinggi serta kolaborasi lintas lembaga agar pelaku tidak lagi memanfaatkan celah hukum dan lemahnya pengawasan lapangan.

Sinkronisasi Kebijakan Jadi Kunci

Krisantus Kurniawan menekankan bahwa sinkronisasi kebijakan dan penguatan koordinasi teknis antarinstansi menjadi kunci utama dalam pemberantasan perdagangan orang di Kalbar. Selain itu, pemerintah perlu memastikan pendanaan tetap untuk perlindungan dan pemulangan korban TPPO.

“Dengan komitmen terpadu dan sinergi lintas sektor, kita optimistis dapat menutup celah bagi pelaku perdagangan orang dan melindungi masyarakat dari kejahatan kemanusiaan ini,” tutupnya. *

 

 

InfpPublik.id/MC Kalbar

Sampoerna Fest Sukses Digelar, Konser Berjalan Tertib dan Nyaman

BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Gelaran Sampoerna Fest...

Suasana Sampoerna Fest di Lapangan Tidayu Kodam XII Tanjungpura Kubu Raya yang dipadati penonton dan berlangsung tertib

Jelang Setahun Menjabat, Ria Norsan Doa Bersama 1.000 Anak Yatim

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Menjelang satu tahun masa...

Gubernur Kalbar Ria Norsan doa bersama anak yatim dan santri di Pendopo Gubernur, Jumat (30/1/2026).

Ria Norsan Lantik 7 Pejabat Eselon II Pemprov Kalbar

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat, Ria...

Gubernur Kalbar Ria Norsan melantik pejabat Eselon II di Balai Petitih, Kantor Gubernur Kalbar, Jumat (30/1/2026).

Liau Jun Khiong Nakodai Klenteng Tri Dharma (Pekong) Sanggau Periode 2026-2031

BERIKABARNEWS l SANGGAU – Klenteng Tri Dharma (...

Liat Jun Khiong menerima SK sebagai Ketua Klenteng Tri Dharma (Pekong) Sanggau periode 2026–2031.

Gubernur Ria Norsan Tekankan Disiplin Salat bagi ASN di Peringatan Isra Mikraj

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat, Ria...

Gubernur Kalbar Ria Norsan menyampaikan sambutan pada peringatan Isra Mikraj bersama ASN di Masjid An-Na’im, (30/1/2026).

Gubernur Ria Norsan Dorong Karang Taruna Jadi Motor Ekonomi Desa Kalbar

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat Ria...

Gubernur Kalbar Ria Norsan menerima audiensi Pengurus Karang Taruna Provinsi Kalimantan Barat di Pontianak.

berita terkini