Ekonomi Indonesia Tangguh! Pertumbuhan PDB Triwulan III 2025 Tembus 5,04 Persen

Pertumbuhan ekonomi nasional, menunjukkan peningkatan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia Triwulan III 2025 yang tumbuh solid sebesar 5,04 persen menurut data BPS. (unsplash.com/@javaistan)

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perekonomian Indonesia tumbuh solid pada Triwulan III tahun 2025. Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia meningkat sebesar 5,04 persen (year-on-year), lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 4,95 persen.

Kinerja ini menunjukkan ketangguhan ekonomi nasional di tengah dinamika global, sekaligus mencerminkan keberhasilan pemerintah menjaga stabilitas dan momentum pertumbuhan pascapandemi.

Konsumsi dan Investasi Jadi Penggerak Utama

Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, Moh. Edy Mahmud, menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi yang kuat ini terutama didorong oleh konsumsi rumah tangga dan investasi yang terus meningkat.
Menurutnya, daya beli masyarakat tetap terjaga berkat terkendalinya inflasi serta meningkatnya aktivitas digital dan pariwisata.

Beberapa faktor yang menopang konsumsi masyarakat antara lain:

  • Inflasi terkendali berkat kebijakan pemerintah yang efektif.
  • Aktivitas digital meningkat, dengan pertumbuhan transaksi e-commerce dan penggunaan uang elektronik, kartu debit, serta kartu kredit.
  • Kunjungan wisatawan nusantara melonjak sebesar 21,84 persen pada Triwulan III 2025.

Selain konsumsi, investasi yang diukur melalui Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) juga tumbuh positif sebesar 5,04 persen, sedangkan konsumsi pemerintah meningkat 5,49 persen.

Moh. Edy Mahmud, Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, menyampaikan rilis Pertumbuhan PDB Triwulan III 2025. (Foto: Tangkapan Layar Youtube BPS)
Moh. Edy Mahmud, Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, menyampaikan rilis Pertumbuhan PDB Triwulan III 2025. (Foto: Tangkapan Layar Youtube BPS)

Ekspor dan Sektor Jasa Menguat Signifikan

Dari sisi pengeluaran, ekspor barang dan jasa melonjak 9,91 persen. Pertumbuhan ini didorong oleh meningkatnya permintaan global terhadap komoditas unggulan Indonesia seperti lemak dan minyak nabati, besi dan baja, mesin listrik, serta kendaraan dan komponennya.

Kunjungan wisatawan mancanegara yang terus bertambah juga memperkuat kinerja ekspor jasa dan mendukung neraca perdagangan nasional.

Baca Juga : Indonesia Tegaskan Komitmen Perkuat Integrasi Ekonomi ASEAN di Kuala Lumpur

Industri Pengolahan Jadi Penopang PDB

Dari sisi lapangan usaha, industri pengolahan masih menjadi sektor dominan dengan pertumbuhan 5,54 persen. Sektor ini ditopang oleh industri makanan dan minuman, logam dasar, serta industri kimia, farmasi, dan obat tradisional.

Sementara itu, perdagangan besar dan eceran tumbuh 5,49 persen, dan sektor informasi dan komunikasi mencatat pertumbuhan tinggi 9,65 persen berkat peningkatan lalu lintas data dan aktivitas e-commerce.
Sektor pertanian pun mencatat pertumbuhan stabil sebesar 4,93 persen didorong tingginya permintaan domestik.

Pertumbuhan Merata di Seluruh Wilayah

Secara spasial, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada Triwulan III 2025 terjadi di seluruh wilayah. Pulau Jawa tumbuh 5,17 persen, menjadi kontributor utama terhadap PDB nasional. Pulau Sulawesi mencatat pertumbuhan tertinggi 5,84 persen, melampaui rata-rata nasional.

Sementara itu, wilayah Maluku dan Papua tetap tumbuh positif 2,68 persen, menandakan bahwa pertumbuhan ekonomi nasional tersebar secara merata di berbagai daerah.

Dengan capaian ini, BPS menegaskan bahwa fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat, ditopang oleh konsumsi domestik, ekspor yang kompetitif, dan investasi yang terus meningkat. *

 

Sumber : 

InfoPublik.id

Antisipasi Gejolak Global, Bank Indonesia Naikkan BI-Rate Jadi 5,75 Persen

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Bank Indonesia (BI) memutuskan...

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo terkait keputusan kenaikan BI-Rate.

Jutaan UMKM Terbebani Kredit Macet, Pemerintah dan DPR Siapkan Solusi

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Jutaan pelaku Usaha Mikro,...

Pelaku UMKM melakukan aktivitas usaha di tengah upaya pemerintah dan DPR menyiapkan solusi kredit macet UMKM melalui revisi UU P2SK.

Kebijakan BI Rate dan SRBI Dikritik, Dinilai Hanya Taktik Tahan Arus Modal

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Kebijakan Bank Indonesia (BI)...

Kebijakan Bank Indonesia melalui BI Rate dan SRBI dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah tekanan pasar.

Pemerintah Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 6,5 Persen pada 2027

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Pemerintah mulai menyusun arah...

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat menyampaikan KEM PPKF 2027 dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI di Jakarta.

Pasar Keuangan Indonesia Menghijau, IHSG Melonjak 7,57 Persen

BERIKABARNEWS l – Pasar keuangan Indonesia ditutup menguat...

Ilustrasi - Aktivitas perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia saat IHSG dan rupiah mengalami penguatan.

Menkeu Purbaya Jawab Keraguan soal Kondisi Keuangan Negara

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya...

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat konferensi pers APBN Kita edisi Juni 2026 di Jakarta.

berita terkini