BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Kota Pontianak meraih empat penghargaan pada Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Kalbar 2025, termasuk predikat Sangat Informatif dengan nilai 99,55. Kota Pontianak juga menempati peringkat kedua kategori kabupaten/kota serta memperoleh penghargaan khusus bagi PPID Utama sebagai prakarsa pelaksanaan monitoring dan evaluasi (monev) mandiri.
Kota Pontianak turut masuk The Best Informative Badan Publik peringkat empat, hasil pemeringkatan keseluruhan seluruh kategori yang dinilai Komisi Informasi Kalimantan Barat. Penghargaan ini diberikan kepada badan publik yang dinilai proaktif dan konsisten dalam memastikan keterbukaan informasi.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Pontianak, Zulkarnain, menyampaikan apresiasi atas kerja bersama seluruh perangkat daerah yang berkomitmen meningkatkan kualitas layanan publik.
“Penghargaan ini menjadi kebanggaan sekaligus pengingat bahwa keterbukaan informasi adalah hak masyarakat. Pemerintah harus memastikan proses layanan dapat diakses dan diawasi publik,” ujarnya usai menerima penghargaan mewakili Wali Kota Pontianak di Pendopo Gubernur Kalbar, Jalan Ahmad Yani, Jumat (14/11/2025) malam.
Wali Kota Pontianak juga menerima penghargaan khusus atas komitmen dalam mendorong keterbukaan informasi di seluruh perangkat daerah.
Baca Juga : Pemkot Pontianak Apresiasi Wajib Pajak Melalui Pajak Award 2025
Zulkarnain menegaskan bahwa Pemkot Pontianak akan terus memperkuat transformasi digital dan penyediaan informasi yang akurat serta mudah diakses.
“Inisiatif PPID Utama dalam monev mandiri menjadi langkah strategis untuk menjaga standar layanan informasi,” ujarnya.
Menurutnya, pemutakhiran konten, peningkatan kapasitas operator, dan penguatan dokumentasi publik akan terus dilakukan agar masyarakat mendapatkan layanan informasi yang terbuka dan berintegritas.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi Diskominfo untuk mempertahankan predikat informatif dan terus berinovasi. Kami berharap upaya ini memperkuat kepercayaan masyarakat serta menghadirkan tata kelola pemerintahan yang semakin transparan,” tutupnya. (ndo)
Kominfo
