BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Kalimantan Barat terus mendorong peningkatan kapasitas perempuan di lingkungan pemerintah provinsi melalui kegiatan Goes to Unsur Pelaksana (UP). Program ini dimanfaatkan sebagai ruang interaksi, pembelajaran, serta pengenalan program kerja bagi para anggota, khususnya istri Aparatur Sipil Negara (ASN).
Kegiatan terbaru digelar bersama DWP Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Provinsi Kalbar di Aula Rimbawan, Senin (24/11/2025), dan dihadiri langsung oleh Ketua DWP Provinsi Kalbar, Windy Prihastari.
Dalam sambutannya, Windy menyampaikan bahwa tugas sebagai Ketua DWP merupakan amanah yang ia jalankan sambil terus belajar dan menerima masukan dari anggota yang lebih senior.
“Saya menjadi Ketua DWP ini juga masih dalam proses belajar. Dengan pengalaman serta masukan dari rekan-rekan semua, amanah ini saya jalankan sebagai istri Sekda Provinsi Kalbar,” ujarnya.
Windy menekankan bahwa program Goes to UP sebelumnya telah mengangkat konsep Perempuan Emas, yang mendorong perempuan untuk berperan aktif dalam pembangunan, menjaga kualitas diri, serta menyiapkan generasi menuju Indonesia Emas 2045.
Ia juga mengajak perempuan, khususnya ASN dan istri ASN, untuk terus berinovasi, berprestasi, dan berkarakter. Pada kesempatan itu, Windy menyoroti potensi ekonomi kreatif yang dapat menjadi sumber kemandirian ekonomi keluarga.
“Hari ini kita melihat berbagai karya kreatif dari DWP LHK, mulai dari kerajinan hingga produk kuliner. Inilah contoh nyata peran perempuan dalam ekonomi kreatif,” ungkapnya.
Baca Juga : Peran Perempuan Jadi Fokus Utama dalam Ladies Program Forum Rektor se-Indonesia di Pontianak
DWP Provinsi Kalbar, kata Windy, juga tengah menyiapkan platform belanja digital untuk membantu pemasaran produk anggota.
Ketua DWP Dinas LHK Provinsi Kalbar, Titin Adiyani, menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Ia menyebut kehadiran Ketua DWP Provinsi menjadi motivasi bagi seluruh anggota untuk terus berkarya dan mendukung tugas suami sebagai ASN.
Kegiatan ini diharapkan menjadi sarana memperkuat kapasitas perempuan, meningkatkan kualitas keluarga ASN, serta memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat Kalimantan Barat. *
Sumber :
MC Kalbar/InfoPublik.id
