BERIKABARNEWS l SAMBAS – Bupati Sambas H. Satono bersama Wakil Bupati H. Heroaldi Djuhardi Alwi melakukan peninjauan langsung ke Desa Matang Danau, Kecamatan Paloh, Selasa (13/1/2026). Kunjungan ini dilakukan sebagai respons cepat atas laporan masyarakat terkait abrasi pantai yang semakin mengkhawatirkan.
Usai menyelesaikan agenda di Kecamatan Jawai, pasangan pimpinan daerah tersebut langsung menuju lokasi abrasi. Kehadiran mereka disambut antusias oleh warga, khususnya para pedagang di kawasan wisata pantai yang terdampak langsung oleh pengikisan garis pantai.
Dalam peninjauan lapangan, Bupati Satono menyaksikan langsung kondisi pantai yang terus tergerus gelombang laut. Abrasi yang terjadi tidak hanya merusak kawasan pantai, tetapi juga mulai mengancam infrastruktur vital, salah satunya sebuah jembatan penghubung yang kondisinya nyaris roboh.
Fondasi jembatan terlihat terkikis cukup parah akibat terjangan ombak besar dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi ini dikhawatirkan dapat memutus akses masyarakat jika tidak segera ditangani.
“Abrasi ini sudah mengancam fasilitas umum. Jembatan yang hampir roboh ini harus segera dicarikan solusi teknis agar aktivitas dan akses warga tidak terganggu,” tegas Bupati Satono di lokasi.
Di sela peninjauan, Bupati dan Wakil Bupati juga berdialog langsung dengan warga dan para pedagang. Mereka menyampaikan kekhawatiran apabila abrasi terus berlanjut, area wisata pantai yang menjadi sumber penghidupan akan hilang tersapu laut.
Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret agar abrasi tidak semakin meluas dan mengancam perekonomian masyarakat Desa Matang Danau.
Baca Juga : Gedung Baru Puskesmas Pimpinan Teluk Keramat Resmi Beroperasi
Menanggapi kondisi tersebut, Bupati Satono menginstruksikan perangkat daerah terkait untuk segera melakukan pemetaan dampak abrasi secara menyeluruh.
Pemerintah Kabupaten Sambas juga berkomitmen menjalin koordinasi dengan pemerintah provinsi hingga pusat guna mencari solusi penanganan pantai yang lebih permanen dan berkelanjutan.
Kunjungan mendadak ini menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sambas untuk selalu hadir di tengah masyarakat, terutama dalam menghadapi persoalan lingkungan yang berdampak langsung terhadap keselamatan dan ekonomi warga. (ing)
Sumber :
MC Sambas
