BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Personel Polsek Sungai Kakap, jajaran Polres Kubu Raya, mengecek lokasi bekas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Dusun Selat Kering, Desa Punggur Kapuas, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Minggu (4/10/2026).
Pengecekan dilakukan untuk memastikan kondisi lahan benar-benar aman dan tidak menyisakan bara api yang berpotensi memicu kebakaran susulan. Petugas juga memastikan api tidak kembali merambat ke area permukiman warga.
Hasil peninjauan menunjukkan lokasi bekas karhutla telah terlokalisasi dan berada dalam kondisi aman. Tidak ditemukan lagi titik api yang masih menyala di area tersebut.
Lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan seluas 0,5 hektare. Area tersebut merupakan lahan persawahan dengan kondisi ditumbuhi rumput dan semak-semak kering serta memiliki struktur tanah mineral.
Baca Juga : Cegah Karhutla, Polsek Entikong Intensifkan Patroli di Wilayah Perbatasan
Petugas juga menemukan sumber air yang berada tidak jauh dari lokasi bekas kebakaran. Ketersediaan sumber air tersebut dapat mendukung penanganan apabila kembali ditemukan potensi api.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, kebakaran di lokasi tersebut dipastikan telah padam sepenuhnya.
Selain memastikan api padam, personel Polsek Sungai Kakap memberikan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pencegahan karhutla.
Warga diingatkan tidak melakukan pembersihan ataupun pengolahan lahan dengan cara dibakar. Imbauan ini disampaikan karena aktivitas pembakaran dalam proses pembukaan lahan pertanian masih berpotensi menimbulkan kebakaran.
Baca Juga : 30 Personel Korbrimob Selesai BKO Karhutla di Mempawah
Pembakaran yang tidak terkendali dapat menyebabkan api meluas dan mengancam lingkungan maupun permukiman warga.
Polsek Sungai Kakap mengajak masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran.
Warga juga diminta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan aktivitas pembakaran lahan atau titik api di wilayahnya.
Laporan tersebut diharapkan dapat mempercepat penanganan sehingga potensi kebakaran susulan bisa dicegah sejak dini.*
