BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Pemerintah Kabupaten Kubu Raya terus menegaskan komitmennya dalam memenuhi hak dasar masyarakat, khususnya di bidang kesehatan dan pendidikan. Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Kubu Raya, Sujiwo, saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2027 tingkat Kecamatan Terentang, Jumat (30/1/2026).
Dalam arahannya, Bupati Sujiwo menekankan bahwa seluruh proses perencanaan hingga penganggaran pembangunan daerah harus berorientasi pada kepentingan masyarakat, terutama dalam pemenuhan layanan dasar. Menurutnya, kebijakan yang diambil pemerintah daerah harus mampu menjawab kebutuhan paling mendasar warga.
Bupati Sujiwo menegaskan bahwa pelayanan kesehatan merupakan amanat konstitusi yang wajib dijalankan oleh negara. Ia meminta seluruh jajaran fasilitas layanan kesehatan, mulai dari puskesmas hingga rumah sakit, agar senantiasa mengedepankan keselamatan dan kemanusiaan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Saya tidak ingin ada masyarakat yang kehilangan nyawa hanya karena keterbatasan ekonomi atau akses layanan kesehatan. Pelayanan kesehatan adalah hak dasar yang harus dipenuhi,” tegasnya.
Selain sektor kesehatan, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya juga memberikan perhatian serius terhadap sektor pendidikan. Berdasarkan data yang dimiliki pemerintah daerah, sekitar 60 persen bangunan Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama di Kubu Raya masih berada dalam kondisi rusak sedang hingga berat.
Untuk itu, pemerintah daerah berencana melakukan penyesuaian kebijakan anggaran pada tahun mendatang dengan memperkuat alokasi anggaran di sektor pendidikan, khususnya untuk perbaikan sarana dan prasarana sekolah.
“Tahun depan, kami akan melakukan penyesuaian anggaran dengan tetap memperhatikan skala prioritas, salah satunya meningkatkan kualitas sarana pendidikan agar proses belajar mengajar dapat berjalan dengan optimal,” ujar Bupati Sujiwo.
Baca Juga : Wabup Sambas Buka Konfercab II GP Ansor, Perkuat Kaderisasi dan Arah Organisasi
Di samping pemenuhan layanan dasar, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya juga berupaya mendorong penguatan sektor ekonomi masyarakat.
Sektor pertanian dan perikanan akan kembali dioptimalkan melalui berbagai program pendampingan dan stimulus untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat.
Menghadapi Tantangan Fiskal dengan Strategi Tepat
Meski menghadapi tantangan fiskal akibat pemotongan Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp397 miliar, Bupati Sujiwo memastikan kondisi fiskal Kabupaten Kubu Raya tetap terjaga dan pelayanan publik tidak akan terganggu.
“Dengan pengelolaan anggaran yang tepat dan perencanaan yang matang, kami memastikan seluruh program prioritas, terutama pelayanan dasar masyarakat, tetap berjalan dengan baik,” pungkasnya.
Pemerintah Kabupaten Kubu Raya optimistis, melalui perencanaan pembangunan yang terarah dan partisipatif, kesejahteraan masyarakat dapat terus ditingkatkan secara berkelanjutan. (ing)
Sumber :
MC Kubu Raya
