Dabai dan Asam Keranji Kalbar Laris di Sarawak

Petugas Karantina memeriksa buah Dabai dan Asam Keranji sebelum dikirim ke Malaysia melalui PLBN Jagoi Babang.

BERIKABARNEWS l JAGOI BABANG – Kekayaan hutan Kalimantan Barat kembali menunjukkan daya saingnya di pasar internasional. Melalui Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, dua buah eksotis lokal yakni Dabai dan Asam Keranji sukses menembus pasar Serikin, Sarawak, Malaysia.

Capaian ini menjadi bukti bahwa komoditas asli daerah mampu bersaing di luar negeri ketika dikelola dan diawasi sesuai standar yang berlaku. Permintaan dari Malaysia pun menunjukkan tren yang menggembirakan sejak awal tahun 2026.

Berdasarkan data Karantina Kalimantan Barat, sejak Januari hingga pertengahan Februari 2026, volume pengiriman Dabai mencapai 9.990 kilogram dengan nilai ekonomi sekitar Rp114,3 juta. Buah berkulit hitam pekat dengan daging kuning lembut ini telah dikirim sebanyak 72 kali ke negeri jiran.

Sementara itu, Asam Keranji juga tak kalah diminati. Terutama menjelang perayaan Imlek, buah bercangkang keras dengan cita rasa asam-manis segar ini mencatat volume pengiriman 2.066 kilogram senilai Rp14,4 juta dalam 30 kali frekuensi ekspor.

Keunikan kedua buah ini menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen Malaysia.

Dabai dikenal dengan cara penyajian yang khas, yakni direndam air hangat hingga teksturnya lunak sebelum disantap dengan taburan garam atau gula. Adapun Asam Keranji menawarkan sensasi rasa segar yang sulit ditemukan pada buah lainnya.

Baca Juga : Kunjungi Rasau Jaya, Ria Norsan Pangkas Harga Sembako

Sertifikat Karantina: “Paspor Kesehatan” Menuju Pasar Global

Di balik lancarnya arus ekspor tersebut, peran Karantina Kalimantan Barat menjadi faktor kunci. Setiap komoditas yang keluar melalui PLBN Jagoi Babang wajib melewati pemeriksaan administratif dan fisik secara ketat sesuai amanat Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan.

Petugas memastikan seluruh produk bebas dari Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK) dan memenuhi persyaratan negara tujuan. Sertifikat karantina yang diterbitkan menjadi “paspor kesehatan” agar komoditas dapat diterima tanpa hambatan di pasar internasional.

Penanggung Jawab Satuan Pelayanan PLBN Jagoi Babang, Noval Isnaeni, menyebut capaian ini sebagai sinyal positif bagi produk lokal Kalbar.

“Geliat ekspor ini adalah bukti nyata bahwa kualitas produk kita diakui dunia,” ujarnya.

Ia juga mengimbau para pelaku usaha agar tidak ragu memanfaatkan layanan karantina sebelum melakukan pengiriman ke luar negeri.

“Kami mengimbau para eksportir untuk selalu mendaftarkan produknya ke Karantina. Jangan takut, prosesnya mudah dan kami siap memberikan pendampingan hingga produk Anda layak terbang ke pasar global,” pungkasnya. *

 

Sumber :

Karantina Jagoi Babang

Kalbar Raih Dua Penghargaan Nasional Pupuk Bersubsidi

BERIKABARNEWS l SURABAYA – Provinsi Kalimantan Barat meraih...

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kalimantan Barat Herti Herawati menerima dua penghargaan nasional terkait pendataan eRDKK dan penyaluran pupuk bersubsidi.

Gubernur Ria Norsan Dorong Jaminan Sosial bagi Relawan Karhutla dan Pekerja Rentan

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar)...

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan mendorong perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi relawan karhutla dan pekerja rentan.

Klinik Hewan Pemprov Kalbar Kini Layani Rawat Inap Anjing dan Kucing

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Klinik Hewan Pemerintah Provinsi...

Klinik Hewan Pemprov Kalbar menyediakan layanan rawat inap untuk anjing dan kucing serta memperpanjang jam pelayanan. (Foto: polise.kalbarprov)

PELTI Kalbar Genjot Pembinaan Atlet Tenis Muda Jelang Porprov 2026

BERIKABARNEWS l SAMBAS – Persatuan Tenis Seluruh Indonesia...

Ketua Umum PELTI Kalbar Erlina Norsan memimpin kegiatan pembinaan atlet tenis muda di Lapangan Tenis Sambas.

Hari Pangan Sedunia ke-46 di Kalbar Dorong Pangan Lokal

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Ketua TP PKK Provinsi...

Ketua TP PKK Kalbar Erlina Ria Norsan membuka peringatan Hari Pangan Sedunia ke-46 di Pontianak.

27 Wisatawan Senior Singapura Tuntaskan Tur 5 Hari di Kalbar di Tengah Kabut Asap

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Sebanyak 27 wisatawan senior...

Wisatawan senior asal Singapura menikmati liburan dan mengunjungi destinasi wisata budaya di Kalimantan Barat selama tur lima hari di Pontianak dan Singkawang.

berita terkini