Gerakan Pangan Murah Kalbar 2025 Digelar, Wagub Krisantus: Bentuk Nyata Kehadiran Pemerintah

Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan membuka Gerakan Pangan Murah 2025 di Pontianak. (nstagram.com/adpim.provkalbar)

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gerakan Pangan Murah (GPM) kembali digelar di Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) sebagai upaya konkret pemerintah menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan sekaligus memperingati Hari Pangan Sedunia 2025.

Kegiatan yang dipusatkan di Halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalbar ini secara resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, pada Jumat (17/10/2025).

GPM menjadi sarana bagi masyarakat untuk memperoleh bahan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau, sekaligus memperkuat komitmen dalam mewujudkan ketahanan pangan yang merata di seluruh daerah.

Masyarakat Antusias Belanja Kebutuhan Pokok

Sejak pagi, ratusan masyarakat memadati lokasi untuk membeli beras, minyak goreng, gula, telur, sayur, daging, dan produk pangan lokal dengan harga di bawah pasar. Antusiasme masyarakat mendapat apresiasi langsung dari Wagub Krisantus.

“Manfaatkan kesempatan ini untuk mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau. Ini adalah bentuk nyata kehadiran pemerintah bagi masyarakat Kalbar,” ujarnya.

Selain kebutuhan pokok, produk UMKM lokal juga dipasarkan sebagai bentuk dukungan terhadap pelaku usaha daerah.

Hari Pangan Sedunia 2025: Aksi Nyata, Bukan Seremonial

Peringatan Hari Pangan Sedunia ke-45 yang jatuh pada 16 Oktober menjadi momentum penting untuk mengingatkan bahwa ketahanan pangan adalah fondasi kesejahteraan.

Tahun ini, tema global yang diusung FAO adalah “Bergandengan Tangan untuk Pangan yang Lebih Baik dan Masa Depan yang Lebih Baik.”

“Bergandengan tangan berarti semua pihak — pemerintah, petani, nelayan, pelaku usaha, akademisi, ormas, hingga konsumen — harus berperan aktif membangun sistem pangan yang sehat dan berkeadilan,” tegas Krisantus.

Menekan Inflasi dan Perkuat Kemandirian Pangan

Wagub menegaskan bahwa Gerakan Pangan Murah adalah langkah strategis untuk:

  • Membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok,
  • Menekan laju inflasi daerah,
  • Menguatkan kemandirian pangan lokal.

Program ini tidak hanya digelar di Pontianak, tetapi akan diperluas hingga ke seluruh kabupaten/kota di Kalimantan Barat.

“Kalbar wilayahnya sangat luas, sehingga GPM harus menjangkau hingga pelosok,” jelasnya.

Baca Juga : Pemprov Kalbar dan KPK Perkuat Pencegahan Korupsi Lewat Pemberdayaan PAKSI

Tantangan Distribusi Pangan di Kalbar

Krisantus menyebut Kalbar memiliki luas wilayah 1,11 kali Pulau Jawa, namun hanya terdiri dari satu provinsi dan 14 kabupaten/kota. Kondisi ini menimbulkan tantangan logistik dan distribusi pangan.

“Karena itulah kolaborasi semua level pemerintahan sangat dibutuhkan,” katanya.

Pemerintah Komitmen Lanjutkan GPM Secara Berkelanjutan

Wagub menegaskan bahwa GPM bukan sekadar acara tahunan, melainkan gerakan nyata untuk memperkuat ketahanan pangan masyarakat.

“Pemerintah akan terus bekerja sama dengan berbagai pihak agar pangan tetap tersedia dan terjangkau bagi semua,” tutupnya.

Gerakan Pangan Murah Kalbar 2025 menjadi simbol kebersamaan dan kepedulian, bahwa mewujudkan pangan yang lebih baik bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab seluruh masyarakat. *

 

 

MC Kalbar/InfoPublik.id

Jelang Lebaran, Wagub Krisantus Pastikan Stok BBM Aman

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Wakil Gubernur Kalimantan Barat,...

Wagub Kalbar Krisantus Kurniawan menyampaikan imbauan terkait BBM jelang Lebaran.

Wagub Krisantus Lepas 1.210 Peserta Mudik Gratis Khatulistiwa 2026

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Wakil Gubernur Kalimantan Barat,...

Wagub Kalbar Krisantus Kurniawan melepas peserta Mudik Gratis Khatulistiwa 2026 di Kantor Gubernur Kalbar Pontianak, (18/3/2026).

Operasi Ketupat Kapuas 2026 Dimulai, Polda Kalbar Siagakan 730 Personel

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Kepolisian Daerah Kalimantan Barat...

Kapolda Kalbar Pipit Rismanto usai memimpin apel gelar pasukan Operasi Ketupat Kapuas 2026 di Pontianak.

Kalbar Diguyur Hujan Lebat, BMKG Ingatkan Potensi Meluas

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Wilayah Kalimantan Barat diperkirakan...

Ilustrasi - Awan gelap menyelimuti langit Kalimantan Barat saat potensi hujan lebat meluas di berbagai wilayah.

Pemprov Kalbar Perketat Pengendalian Inflasi Jelang Ramadan dan Idulfitri

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat...

Sekda Kalbar Harisson mengikuti rakor pengendalian inflasi nasional di Kantor Gubernur Kalbar Pontianak.

AVC Champions League 2026 Digelar di Pontianak

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Kota Pontianak dipastikan menjadi...

Drawing AVC Men’s Volleyball Champions League 2026 yang menetapkan Pontianak sebagai tuan rumah turnamen voli klub Asia.

berita terkini