BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menegaskan bahwa etos kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak hanya dibangun dari kemampuan profesional, tetapi juga dari kekuatan nilai spiritual dan kedisiplinan dalam beribadah. Menurutnya, keseimbangan antara kerja dan ibadah menjadi kunci integritas dalam pelayanan publik.
Pesan tersebut disampaikan Ria Norsan saat menghadiri peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW bersama jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat di Masjid An-Na’im, Kantor Gubernur Kalbar, Jumat (30/1/2026).
Dalam sambutannya, Gubernur mengajak seluruh ASN untuk kembali merenungi makna perjalanan agung Rasulullah SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa hingga Sidratul Muntaha sebagaimana termaktub dalam Surah Al-Isra ayat 1. Ia menilai peristiwa Isra Mikraj bukan sekadar perjalanan luar biasa, melainkan momentum penguatan iman dan ketaatan kepada Allah SWT.
Ria Norsan menekankan bahwa inti dari peristiwa Isra Mikraj adalah perintah salat lima waktu yang menjadi kewajiban utama umat Islam. Salat merupakan anugerah Allah SWT yang telah diringankan dari 50 waktu menjadi lima waktu sehari semalam, sekaligus menjadi tiang agama dalam kehidupan seorang Muslim.
Ia juga mengingatkan kembali pesan terakhir Rasulullah SAW yang menempatkan salat sebagai perhatian utama bagi umatnya. Menurutnya, wasiat tersebut menunjukkan betapa pentingnya menjaga salat dalam kondisi apa pun, termasuk di tengah kesibukan bekerja.
Baca Juga : Gubernur Ria Norsan Dorong Karang Taruna Jadi Motor Ekonomi Desa Kalbar
Sebagai pemimpin daerah, Ria Norsan mengimbau agar ASN tidak menjadikan aktivitas pelayanan masyarakat sebagai alasan untuk melalaikan kewajiban beribadah.
Ia menegaskan bahwa sarana ibadah di lingkungan Kantor Gubernur Kalbar telah tersedia dengan baik, sehingga salat tepat waktu dapat dilakukan tanpa kendala.
Dengan nada ringan, Gubernur sempat berbagi pengalaman terkait upayanya memastikan azan terdengar hingga ke ruang kerja, sebagai pengingat waktu salat bagi seluruh pegawai. Menurutnya, disiplin ibadah akan membentuk adab, manajemen waktu, dan integritas kerja yang lebih baik.
“Sesibuk apa pun kita bekerja, jangan sampai lupa salat. Ketika azan berkumandang, segeralah bergegas ke masjid dan tunaikan kewajiban kepada Allah SWT,” pungkas Ria Norsan. *
Sumber :
MC Kalbar
