BERIKABARNEWS l MIAMI – Dunia sepak bola Amerika Serikat dikejutkan oleh keputusan Javier Mascherano yang resmi mundur sebagai pelatih kepala Inter Miami CF pada Selasa (14/4/2026) waktu setempat.
Keputusan tersebut terbilang mendadak, mengingat Mascherano baru saja membawa Inter Miami meraih berbagai pencapaian gemilang dalam waktu singkat. Ia memilih mengakhiri tugasnya dengan alasan pribadi, meninggalkan tim yang kini diperkuat oleh bintang dunia Lionel Messi.
Sejak mulai menangani tim pada awal 2025, Mascherano langsung menunjukkan sentuhan magisnya. Di bawah arahannya, Inter Miami sukses meraih gelar MLS 2025, yang menjadi trofi liga pertama sepanjang sejarah klub.
Tak hanya itu, performa tim juga sangat impresif dengan torehan 101 gol dalam satu musim, menjadikannya salah satu catatan terbaik di kompetisi.
Dominasi Inter Miami tidak berhenti di situ. Mereka juga berhasil menjuarai Eastern Conference dan mencatat sejarah sebagai tim MLS pertama yang mampu melangkah ke fase gugur Piala Dunia Antarklub.
Pencapaian ini mempertegas pengaruh besar Mascherano dalam membangun mentalitas juara di skuad.
Baca Juga : Manchester City Hajar Chelsea 3-0, Tekan Arsenal di Puncak Klasemen
Sebelum sukses di kursi pelatih, Mascherano dikenal sebagai salah satu gelandang bertahan terbaik dunia. Ia mencatatkan 147 penampilan bersama timnas Argentina dan memiliki karier klub yang gemilang, terutama saat membela FC Barcelona dengan berbagai gelar bergengsi.
Menanggapi kepergian Mascherano, manajemen Inter Miami bergerak cepat dengan menunjuk Guillermo Hoyos sebagai pelatih sementara. Hoyos kini mengemban tugas besar untuk menjaga stabilitas tim sekaligus melanjutkan fondasi kuat yang telah dibangun pendahulunya.
Ke depan, tantangan bagi Inter Miami adalah mempertahankan konsistensi performa dan mental juara yang telah terbentuk, di tengah perubahan kepemimpinan yang terjadi secara mendadak.*
Sumber :
Reuters
