KUBU RAYA – Menjelang Hari Raya Idulfitri, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya bergerak cepat menekan lonjakan harga kebutuhan pokok. Melalui operasi pasar yang digelar di Desa Teluk Pakedai Dua, Kecamatan Teluk Pakedai, Sabtu (28/2/2026), ratusan paket sembako dan tabung gas elpiji bersubsidi diserbu warga.
Kegiatan yang dipusatkan di halaman Masjid Nurul Islam ini menjadi angin segar bagi masyarakat. Pasalnya, harga gas elpiji tiga kilogram di pasaran dilaporkan melonjak hingga Rp27.000 sampai Rp30.000 per tabung.
Bupati Kubu Raya, Sujiwo, turun langsung meninjau pelaksanaan operasi pasar tersebut. Sebanyak 560 tabung gas elpiji 3 kilogram disiapkan dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp21.000.
Tak hanya itu, pemerintah daerah memberikan diskon tambahan khusus bagi 100 pembeli pertama. “Untuk 100 orang pertama, kita berikan subsidi tambahan Rp11.000, jadi warga cukup membayar Rp10.000 saja,” ujar Sujiwo di sela kegiatan.
Kebijakan ini langsung disambut antusias warga yang sejak pagi telah mengantre untuk mendapatkan gas elpiji dengan harga terjangkau.
Selain gas melon, Pemkab Kubu Raya juga menyediakan paket bahan pokok penting (Bapokting) yang terdiri dari beras, minyak goreng, dan gula pasir. Paket dengan nilai awal Rp116.000 itu lebih dulu disubsidi pemerintah menjadi Rp95.000.
Menariknya, Bupati Sujiwo kembali memberikan subsidi tambahan sebesar Rp20.000 untuk 100 pembeli pertama menggunakan dana pribadi. Dengan demikian, warga hanya perlu membayar Rp75.000 untuk satu paket sembako lengkap.
“Harapan kita, ini benar-benar bisa meringankan beban dapur masyarakat di bulan suci Ramadan,” jelasnya.
Baca Juga : Sujiwo Targetkan Kubu Raya ASRI 2027, Jalan Adisucipto Dipercantik
Operasi pasar ini bukan sekadar bantuan sosial, melainkan langkah strategis untuk menormalisasi harga di tingkat pengecer. Sujiwo menyoroti masih adanya penjualan gas elpiji 3 kg di atas HET.
Menurutnya, pangkalan seharusnya tidak menjual melebihi Rp21.000 per tabung. Dengan adanya pasar murah, pemerintah ingin menekan praktik harga tinggi sekaligus menjaga daya beli masyarakat menjelang Idulfitri.
Bupati Sujiwo menegaskan, kehadiran Pemerintah Kabupaten Kubu Raya di tengah masyarakat, terutama menjelang hari besar keagamaan, merupakan bentuk tanggung jawab dan kepedulian.
Ia memastikan program pasar murah elpiji dan sembako bersubsidi akan terus digelar di wilayah lain yang membutuhkan, agar manfaatnya dirasakan lebih luas.
“Mudah-mudahan kehadiran kami melalui pasar murah ini bisa meringankan beban masyarakat menjelang Idulfitri,” pungkasnya.*
Sumber :
Prokopim Kubu Raya
