BERIKABARNEWS l MEMPAWAH – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di wilayah Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat. Kali ini, api melalap sekitar 10 hektare lahan gambut di Jalan Teluk Dalam, Desa Wajok Hulu, Kecamatan Jongkat, pada Kamis (22/1/2026).
Kebakaran terjadi di area vegetasi semak belukar dan langsung direspons cepat oleh tim gabungan untuk mencegah meluasnya api. Upaya pemadaman dilakukan sejak sore hari hingga malam, mengingat karakteristik lahan gambut yang rawan membuat api merambat di bawah permukaan tanah.
Proses pemadaman melibatkan personel Polsek Jongkat bersama unit pemadam kebakaran swasta, yakni Damkar BPAJ dan Damkar Jungkat Raya. Namun, petugas menghadapi tantangan berat akibat sulitnya akses menuju lokasi kebakaran. Kendaraan operasional tidak dapat menjangkau titik api, sehingga petugas harus berjalan kaki sekitar satu kilometer sambil membawa mesin pompa dan selang pemadam.
Meski sumber air tersedia sekitar 50 meter dari lokasi, medan lahan gambut menyulitkan pemadaman karena api mudah menyebar melalui lapisan bawah tanah. Setelah upaya intensif, api utama berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.00 WIB.
Petugas kemudian melanjutkan proses pendinginan secara menyeluruh untuk memastikan tidak ada bara api tersisa yang berpotensi memicu kebakaran ulang. Kepulan asap yang masih terpantau menjadi perhatian khusus tim di lapangan.
Baca Juga : Satbrimob Polda Kalbar Sigap Padamkan Karhutla di Kubu Raya
Menyikapi kejadian tersebut, pihak kepolisian kembali mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar.
Warga diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama di musim kering, karena dampak karhutla sangat berbahaya bagi kesehatan dan keselamatan lingkungan.
Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan. Aparat kepolisian terus memantau lokasi untuk memastikan kondisi benar-benar aman dan bebas dari potensi titik api baru. *
