BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menyambut kunjungan kerja spesifik Komisi II DPR RI yang difokuskan pada pengawasan pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Rombongan legislator tersebut tiba di Bandara Internasional Supadio, Kamis (22/1/2026), dan diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalbar, Harisson.
Kunjungan ini bertujuan meninjau langsung kinerja dan tata kelola BUMD di Kalimantan Barat, sekaligus mengevaluasi kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Selain itu, Komisi II DPR RI juga mendalami efektivitas kebijakan pembinaan serta pengawasan yang selama ini diterapkan pemerintah daerah.
Sekda Kalbar Harisson menyampaikan bahwa Pemprov Kalbar menyambut positif agenda tersebut sebagai bentuk penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Menurutnya, pengawasan yang dilakukan DPR RI menjadi momentum penting untuk mendorong BUMD agar dikelola secara profesional, transparan, dan berdaya saing.
“Kami siap bersikap terbuka dan kooperatif. Kunjungan ini menjadi ruang evaluasi bersama untuk memperkuat peran BUMD sebagai penggerak ekonomi daerah,” ujar Harisson.
Baca Juga : Pemprov Kalbar dan DPRD Finalisasi APBD 2026 Senilai Rp6,22 Triliun
Selama berada di Kalimantan Barat, Komisi II DPR RI dijadwalkan mengikuti sejumlah agenda strategis, mulai dari pemaparan kondisi ekonomi daerah, pembahasan profil dan kinerja BUMD, hingga diskusi kebijakan pengelolaan bersama jajaran Pemprov Kalbar.
Melalui kunjungan kerja ini, diharapkan lahir rekomendasi konstruktif yang dapat menjadi dasar pembenahan dan penguatan tata kelola BUMD. Dengan pengelolaan yang sehat dan akuntabel, BUMD Kalimantan Barat diharapkan mampu memberikan kontribusi optimal bagi pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. *
Sumber :
MC Kalbar
