Lansia di Mempawah Meninggal Diduga Akibat Paparan Asap Karhutla

Ilustrasi - Kebakaran lahan terjadi di Desa Galang Mempawah.

BERIKABARNEWS l MEMPAWAH – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Mempawah kembali membawa kabar duka. Seorang warga Desa Galang, Kecamatan Sungai Pinyuh, berinisial Hj. Pusani (66), meninggal dunia setelah mengalami gangguan pernapasan akut yang diduga diperparah oleh paparan asap pekat dalam beberapa hari terakhir.

Kapolsek Sungai Pinyuh, AKP Setyadi, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan, almarhumah sempat dilarikan ke Puskesmas Rawat Inap Sungai Pinyuh pada Senin (9/2/2026) sekitar pukul 01.00 WIB dengan keluhan sesak napas. Namun karena kondisinya terus memburuk, pasien kemudian dirujuk ke RSUD Soedarso Pontianak dan dinyatakan meninggal dunia pada pukul 16.00 WIB di hari yang sama.

Pihak medis menyebutkan bahwa almarhumah memiliki riwayat penyakit asma dan batuk kronis. Kondisi tersebut membuatnya lebih rentan terhadap paparan partikel asap yang memenuhi udara akibat kebakaran lahan di sekitar tempat tinggalnya.

Asap karhutla memang sangat berbahaya, terutama bagi lansia, anak-anak, serta warga yang memiliki penyakit pernapasan maupun jantung.

Lansia di Mempawah meninggal diduga akibat paparan asap karhutla.
Lansia di Mempawah meninggal diduga akibat paparan asap karhutla. (Foto: Polsek Sungai Pinyuh)

Baca Juga : Lahan Gambut 10 Hektare di Galang Mempawah Terbakar, Kapolres Pimpin Pemadaman

Di lapangan, personel gabungan dari Polsek Sungai Pinyuh, TNI, BPBD, hingga Manggala Agni masih terus melakukan pemadaman dan pendinginan di area kebakaran Desa Galang. Upaya ini dilakukan untuk menekan penyebaran asap agar tidak semakin membahayakan kesehatan masyarakat.

Polisi mengimbau warga untuk membatasi aktivitas di luar rumah saat kondisi udara memburuk, menggunakan masker pelindung, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala gangguan pernapasan.

Pihak kepolisian juga kembali menegaskan larangan membakar lahan dalam bentuk apa pun karena selain berdampak serius pada kesehatan dan lingkungan, tindakan tersebut merupakan tindak pidana dengan ancaman sanksi hukum berat.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa karhutla bukan hanya persoalan lingkungan, tetapi juga ancaman nyata terhadap keselamatan jiwa.*

 

Sumber :

Humas.Polri/Polda Kalbar

Usai Tangani Karhutla di Kayong Utara, 30 Personel Brimob Bergeser ke Sintang

BERIKABARNEWS l KAYONG UTARA — Sebanyak 30 personel...

30 personel Brimob mengikuti apel pelepasan setelah selesai menangani Karhutla di Kayong Utara dan bergeser ke Sintang. (Foto: Res-KKU)

Kisah Kejujuran Warga Bengkayang, Temukan Uang Rp14,85 Juta dan Lapor Polisi

BERIKABARNEWS l BENGKAYANG — Kisah kejujuran seorang warga...

Warga Bengkayang melaporkan penemuan uang Rp14,85 juta melalui Call Center 110 Polres Bengkayang. (Foto: Res-Bly)

Gaktibplin Polres Kubu Raya, 63 Personel Jalani Tes Urine

BERIKABARNEWS l KUBU RAYA — Polres Kubu Raya...

Personel Polres Kubu Raya menjalani tes urine dalam kegiatan Gaktibplin untuk mencegah penyalahgunaan narkoba. (Foto: Res-KKR)

Atasi Macet Kapuas II, Bupati Sujiwo Siapkan Pengalihan Arus hingga Flyover

BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Bupati Kubu Raya...

Bupati Kubu Raya Sujiwo menyiapkan pengalihan arus dan rencana flyover untuk mengatasi kemacetan di Jembatan Kapuas II. (Foto: instagram.com/sujiwo99)

KDKMP Kubu Raya Perkuat Tata Kelola Koperasi dan UMKM

BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Sekretaris Daerah Kabupaten...

Sekda Kubu Raya Yusran Anizam membuka pelatihan pengelolaan bisnis dan keuangan KDKMP di Balai Diklat Keuangan Pontianak. (Foto: Prokopim KKR)

Puluhan Warga Datangi ATR/BPN Kubu Raya, Tuntut Kejelasan Sertifikat dan Lahan

BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Sekitar 60 warga...

Puluhan warga menyampaikan aspirasi terkait sertifikat dan kepemilikan lahan di Kantor ATR/BPN Kubu Raya. (Foto: Res-KKR)

berita terkini