BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Kota Pontianak menegaskan komitmennya untuk mengoptimalkan pusat-pusat ekonomi dan kawasan strategis dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 tingkat Kecamatan Pontianak Kota.
Hal tersebut disampaikan Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono saat membuka kegiatan Musrenbang yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Pontianak Kota, Rabu (4/1/2026).
Edi menyebut Kecamatan Pontianak Kota memiliki posisi sangat strategis karena menjadi pusat aktivitas perdagangan, jasa, pendidikan, serta kegiatan sosial kemasyarakatan. Wilayah ini juga berbatasan langsung dengan Kecamatan Pontianak Barat dan Pontianak Selatan, sehingga memiliki mobilitas dan dinamika ekonomi yang tinggi.
“Pontianak Kota memiliki kawasan perdagangan dan waterfront yang perlu terus kita optimalkan. Pasar Tengah, kawasan waterfront, hingga Pasar Sudirman merupakan denyut ekonomi masyarakat yang harus dikelola dengan baik,” ujarnya.
Selain sektor perdagangan, Edi juga menyoroti keberadaan pusat-pusat pendidikan di wilayah tersebut, mulai dari perguruan tinggi hingga sekolah negeri dan swasta. Aktivitas pendidikan dinilai turut berdampak pada kebutuhan transportasi, mobilitas warga, serta pengelolaan lingkungan perkotaan.
Isu genangan air turut menjadi perhatian utama dalam perencanaan. Menurut Edi, Kecamatan Pontianak Kota termasuk wilayah yang rawan genangan saat curah hujan tinggi maupun pasang air, sehingga peningkatan kapasitas dan fungsi drainase perlu dilakukan secara bertahap.
“Beberapa saluran drainase harus kita tingkatkan kapasitasnya agar benar-benar mampu mengurangi risiko genangan,” jelasnya.
Baca Juga : Sinergi Pemkot–KONI Dorong Prestasi Olahraga Kota Pontianak
Keterbatasan lahan perkotaan juga menjadi tantangan tersendiri, termasuk ketersediaan lahan pemakaman yang kini relatif penuh, seperti di kawasan Sungai Bangkong dan Jalan Danau Sentarum.
Selain itu, penataan transportasi, fasilitas publik, serta pencarian lahan untuk kantor kelurahan juga masuk dalam agenda pembahasan Musrenbang.
Terkait penganggaran, Edi menegaskan seluruh usulan masih akan diselaraskan dalam RKPD Kota Pontianak dan Musrenbang tingkat kota. Penentuan prioritas pembangunan akan mengacu pada arah kebijakan pembangunan jangka menengah daerah.
“Semua akan kita susun berdasarkan skala prioritas kota, agar pembangunan benar-benar memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi masyarakat Pontianak,” pungkasnya. *
Sumber :
Prokopim
