BERIKABARNEWS l SEOUL – Perusahaan teknologi Nexus (205500) kian memantapkan langkahnya di industri game berbasis blockchain. Pada Senin (5/1/2026), Nexus mengumumkan rencana strategis untuk mengajak sejumlah pengembang game asal China bergabung ke dalam platform blockchain miliknya, CROSS.
Inisiatif ini menjadi bagian dari upaya Nexus memperluas ekosistem on-chain gaming dengan menghadirkan konten berkualitas dari pasar China, sekaligus memperkuat konektivitas ekonomi digital lintas negara yang tengah mereka bangun.
Sejumlah judul game hasil kolaborasi dengan pengembang China dijadwalkan meluncur pada semester pertama 2026. Game-game tersebut antara lain Canonization of the Gods, Idle Fantasy, Throne of Chaos, Myth Legend, hingga Chronicles of the Celestial Way. Nexus menilai judul-judul ini memiliki basis pemain kuat dan potensi besar untuk berkembang dalam ekosistem blockchain.
Tak berhenti di situ, Nexus juga menyiapkan ekspansi genre melalui proyek terbaru bertajuk Project FF yang mengusung konsep simulasi strategi. Kehadiran genre baru ini diharapkan mampu menjangkau segmen pemain yang lebih luas, mulai dari gamer kasual hingga penggemar strategi.
Baca Juga : SampoernaFest Siap Digelar di Pontianak, Hadirkan Dewa 19, Juicy Luicy dan The Changcuters
Langkah agresif Nexus ini tak lepas dari fondasi yang telah dibangun sebelumnya. Pada Maret 2025, perusahaan mendirikan anak usaha di China untuk memperkuat penetrasi pasar.
Melalui entitas lokal tersebut, Nexus fokus pada pencarian game potensial, investasi bagi pengembang inovatif, serta kolaborasi teknis agar game siap terintegrasi ke dalam platform CROSS.
CEO Nexus, Jang Hyun-guk, menegaskan bahwa kolaborasi dengan pengembang China merupakan bagian dari visi jangka panjang perusahaan.
Ia menyebut Nexus tengah bertransformasi menjadi platform game on-chain global yang inklusif, mampu merangkul pemain dari berbagai segmen melalui konten berkualitas.*
Sumber :
News1.kr
