Pemkab Kubu Raya Terima 50 Sertifikat Aset Daerah

Bupati Kubu Raya Sujiwo menerima sertifikat aset Fasum dan Fasos sebagai upaya pengamanan aset daerah. (Foto : Prokopim Kubu Raya)

BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Pemerintah Kabupaten Kubu Raya terus memperkuat penataan dan pengamanan aset daerah. Terbaru, Pemkab Kubu Raya menerima 50 sertifikat aset yang terdiri dari Fasilitas Umum (Fasum) dan Fasilitas Sosial (Fasos) sebagai langkah strategis dalam menertibkan tata kelola kepemilikan daerah.

Penyerahan sertifikat tersebut menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam memastikan seluruh aset memiliki kepastian hukum.

Saat ini, Pemkab Kubu Raya tercatat memiliki sekitar 2.000 aset daerah, namun sekitar 500 di antaranya masih belum bersertifikat dan menjadi pekerjaan rumah yang terus dikejar penyelesaiannya.

Bupati Kubu Raya, Sujiwo, mengungkapkan bahwa keterbatasan lahan milik pemerintah daerah telah menjadi tantangan sejak awal pemekaran wilayah. Ia menyebut, ketersediaan aset lahan Pemkab Kubu Raya hanya berada pada kisaran “nol koma sekian persen” dari total luas wilayah kabupaten.

“Sejak pemekaran, aset lahan kita memang sangat terbatas. Kondisi ini sering membuat kita kesulitan saat ingin mengikuti program strategis nasional yang mensyaratkan kesiapan lahan,” ujar Sujiwo usai kegiatan serah terima sertifikat di Ruang Rapat Kantor Bupati Kubu Raya, Rabu (7/1/2026).

Menurut Sujiwo, minimnya aset bersertifikat berdampak langsung pada tertundanya sejumlah program pembangunan.

Ia mencontohkan Program Sekolah Rakyat (SR) yang batal direalisasikan, serta beberapa bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan kementerian lain yang sempat terancam karena keterbatasan lahan milik daerah.

Baca Juga : Rapor Hijau Keuangan Kubu Raya, Pendapatan 2025 Nyaris Sempurna

Dengan diterimanya 50 sertifikat aset baru, Sujiwo optimistis kesiapan daerah dalam menyambut program pembangunan akan semakin baik. Sertifikat tersebut akan menjadi cadangan aset strategis yang siap digunakan sewaktu-waktu ketika pemerintah pusat maupun provinsi menawarkan program pembangunan.

“Pengamanan aset ini bukan sekadar urusan administrasi. Ini adalah bekal penting agar kita lebih siap dan tidak lagi kehilangan peluang pembangunan karena masalah lahan,” tegasnya.

Pemkab Kubu Raya menargetkan percepatan sertifikasi aset daerah terus berlanjut hingga seluruh aset memiliki kepastian hukum.

Langkah ini diharapkan mampu mendorong percepatan pembangunan dan memastikan setiap bantuan maupun program strategis dapat direalisasikan secara optimal di masa mendatang. *

 

Sumber :

MC Kubu Raya

Kubu Raya Terbaik se-Kalimantan, Raih Penghargaan Program Tiga Juta Rumah

BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Pemerintah Kabupaten Kubu...

Wakil Bupati Kubu Raya Sukiryanto menerima penghargaan Program Tiga Juta Rumah dari Kemendagri.

Riam Laverna Sanggau Telan Korban, Pria Tenggelam Saat Cari Ikan

BERIKABARNEWS l SANGGAU — Riam Laverna di Jalan...

Tim gabungan mengevakuasi pria yang tenggelam saat mencari ikan di Riam Laverna, Sanggau. (Res-Sgu)

Kabut Asap Karhutla Ganggu Bandara Supadio, 8 Penerbangan Batal

BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Kabut asap akibat...

Kabut asap karhutla mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara Supadio Kubu Raya. (Foto: Res-KKR)

Karhutla Picu Krisis Air Bersih, Pemkab Kubu Raya Atur Distribusi Terpadu

BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Kebakaran hutan dan...

Rapat lintas sektor Pemkab Kubu Raya membahas distribusi air bersih bagi warga terdampak karhutla. (Res-KKR)

Bocor di Tengah Sungai, Motor Tambang Bawa 30 Penumpang Karam

BERIKABARNEWS l KAPUAS HULU – Motor tambang penyeberangan...

Motor tambang penyeberangan karam di aliran Sungai Kapuas, Kapuas Hulu. (Res-Kapuas Hulu)

Karhutla Bakar 2 Hektare Lahan Gambut Jalan Pelang Ketapang

BERIKABARNEWS l KETAPANG – Kebakaran hutan dan lahan...

Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris memimpin pemadaman karhutla di Jalan Pelang. (Foto: Res-Ketapang)

berita terkini