BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak mulai menata jaringan kabel telekomunikasi yang berada di ruang publik. Langkah ini dilakukan untuk menciptakan lingkungan kota yang lebih tertata sekaligus meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat.
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan kabel jaringan yang terjuntai dan menumpuk di sejumlah ruas jalan perlu mendapat penanganan. Selain mengganggu estetika kota, kondisi kabel yang tidak tertata juga berkaitan dengan keamanan dan kenyamanan warga saat beraktivitas di ruang publik.
“Kita ingin Pontianak ini semakin tertata. Kabel-kabel jaringan yang selama ini terlihat semrawut akan kita rapikan. Ini menyangkut wajah kota, tetapi juga keamanan dan kenyamanan masyarakat,” ujar Edi saat membuka Rapat Penataan, Keteraturan, dan Penertiban Instalasi Jaringan Fiber Optic (FO) dan Kabel Utilitas di Pontive Center, Kamis (8/10/2026).
Baca Juga : HUT ke-255 Pontianak Tetap Digelar, Edi Ajak Warga Perindah Lingkungan
Penataan jaringan dilakukan berdasarkan hasil pemetaan dan pengamatan terhadap kondisi kabel di sejumlah koridor jalan.
Dari survei tersebut, masih ditemukan kabel yang menumpuk pada satu tiang, gulungan kabel dan sambungan yang menggantung, serta kabel yang melintas dengan ketinggian berbeda-beda.
Di sejumlah lokasi, kabel juga terlihat berada dekat badan jalan, area pejalan kaki, vegetasi, hingga saluran air. Kondisi tersebut membuat koridor jalan terlihat semakin padat dan berpotensi menyulitkan pemeliharaan ruang publik.
Edi menegaskan penataan tidak bisa dilakukan secara parsial. Sebab, dalam satu koridor terdapat berbagai jaringan utilitas, mulai dari fiber optik, listrik, hingga perangkat sambungan.
Karena itu, Pemkot Pontianak akan melakukan penataan secara terkoordinasi dengan melibatkan operator dan pemangku kepentingan terkait.
“Jangan sampai setelah dirapikan, muncul lagi kabel baru yang tidak tertata. Karena itu harus kita data, kita koordinasikan, kemudian penataannya dilakukan bersama,” katanya.
Baca Juga : Sungai Jawi Wakili Kalbar di Penjaringan Kelurahan Berprestasi Nasional
Selain merapikan jaringan kabel yang sudah ada, Pemkot Pontianak juga menyiapkan konsep penataan utilitas bawah tanah melalui masterplan ducting kota.
Konsep tersebut dirancang untuk mengintegrasikan saluran bagi jaringan fiber optik, listrik, dan air bersih. Dengan sistem ini, pekerjaan utilitas diharapkan dapat dilakukan secara lebih terencana.
Penataan utilitas bawah tanah juga diharapkan mengurangi tumpang tindih pekerjaan galian sekaligus memudahkan pemeliharaan jaringan. Dengan demikian, ruang publik dapat tetap terjaga kerapian dan fungsinya seiring perkembangan kebutuhan infrastruktur kota.
“Kita kerjakan bertahap. Yang penting arah penataannya jelas, koordinasinya jalan, dan ke depan utilitas kota kita semakin tertib,” ujar Edi.
Penataan kabel jaringan menjadi salah satu langkah Pemkot Pontianak untuk meningkatkan kualitas ruang publik. Upaya tersebut diarahkan agar ruang kota menjadi lebih tertata, aman, dan nyaman bagi aktivitas masyarakat.*
