Pemkot Singkawang Gandeng Migrant CARE Perkuat Pencegahan TPPO

Sekda Singkawang Dwi Yanti menghadiri FGD pencegahan perdagangan orang bersama Migrant CARE di Singkawang. (MC Singkawang)

BERIKABARNEWS l SINGKAWANG – Pemerintah Kota Singkawang bersama organisasi Migrant CARE memperkuat upaya pencegahan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) melalui Focus Group Discussion (FGD) bertajuk Identifikasi Ragam Masalah Perdagangan Orang di Kalimantan Barat, Rabu (21/1/2026).

Kegiatan yang digelar di Hotel Swiss-Belinn Singkawang ini dibuka oleh Sekretaris Daerah Kota Singkawang, Dwi Yanti, yang menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam melindungi masyarakat dari kejahatan perdagangan orang, khususnya di wilayah perbatasan seperti Kalimantan Barat.

Menurut Dwi Yanti, FGD menjadi ruang strategis untuk menyatukan persepsi serta merumuskan langkah konkret dalam pencegahan TPPO, terutama bagi kelompok masyarakat rentan yang kerap menjadi sasaran.

“Forum ini diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi yang memperkuat kebijakan daerah serta mendorong kerja kolaboratif antarinstansi dalam pencegahan perdagangan orang,” ujarnya.

FGD ini diinisiasi oleh Migrant CARE sebagai bentuk komitmen mendorong perlindungan hak-hak migran dan warga rentan. Direktur Eksekutif Migrant CARE, Wahyu Susilo, bersama tim ahli memaparkan berbagai pola dan tantangan penanganan TPPO di Kalimantan Barat.

Diskusi turut melibatkan Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Singkawang, perangkat daerah terkait, organisasi masyarakat, serta praktisi dan akademisi. Para peserta membahas strategi pencegahan, penguatan pengawasan, hingga perlunya edukasi masyarakat agar tidak mudah terjerat bujuk rayu pelaku TPPO.

Baca Juga : Tjhai Chui Mie Pimpin Penanaman Pohon di Jalan Protokol Singkawang

Pemkot Singkawang menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti hasil FGD melalui program dan kebijakan yang lebih terarah. Pemerintah daerah berharap kolaborasi dengan Migrant CARE dan seluruh pemangku kepentingan dapat mempersempit ruang gerak pelaku perdagangan orang.

“Perlindungan masyarakat dari praktik perdagangan orang adalah tanggung jawab bersama dan harus terus diperkuat,” pungkas Dwi Yanti.

Melalui kerja sama berkelanjutan antara pemerintah, LSM, dan masyarakat, diharapkan upaya pencegahan TPPO di Kalimantan Barat semakin efektif dan berkelanjutan. (ing)

Wali Kota Edi Tinjau Depot Pertamina, Pastikan Distribusi BBM Lancar

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Wali Kota Pontianak, Edi...

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono bersama jajaran Forkopimda Kota Pontianak meninjau langsung Terminal BBM Pertamina yang berada di Pontianak Utara.

Lapangan Salat Id Depan Kantor Wali Kota Pontianak Mulai Dibersihkan

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Panitia Hari Besar Islam...

Petugas tengah membersihkan lapangan di depan Kantor Wali Kota, Jalan Rahadi Usman, yang akan digunakan untuk pelaksanaan Salat Idulfitri 1447 Hijriyah.

3.500 Paket Lebaran Dibagikan di Singkawang, Wali Kota Tekankan Kebersamaan

BERIKABARNEWS l SINGKAWANG – Semangat toleransi dan kebersamaan...

Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie bersama Wakil Wali Kota Muhammadin saat membagikan paket lebaran di Masjid Jami’ Nurul Huda Singkawang.

Catat! 8 Lokasi Meriam Karbit di Jalan Tanjungpura dan Imam Bonjol

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Tradisi dentuman Meriam Karbit...

Kemeriahan Festival Meriam Karbit di tepian Sungai Kapuas Pontianak saat malam takbiran.

Tinjau Pelabuhan Dwikora, Wali Kota Edi Pastikan Mudik Lebaran Berjalan Lancar

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Wali Kota Pontianak, Edi...

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono berbincang dengan penumpang KM Dharma Kartika VII yang berangkat dari Pelabuhan Dwikora Pontianak menuju ke Semarang.

Wali Kota Tjhai Chui Mie Apresiasi Tatung dan Peserta Cap Go Meh 2026

BERIKABARNEWS l SINGKAWANG – Perayaan Imlek 2577 dan...

Wali Kota Singkawang memberikan apresiasi kepada Tatung dan peserta pawai lampion Cap Go Meh 2026

berita terkini