Pemprov Kalbar Kick-off RBP REDD+, Raih Insentif Lingkungan Global Rp1 Triliun

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan saat peluncuran Kick-off RBP REDD+ di Hotel Golden Tulip Pontianak

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Pemprov Kalbar) resmi memulai babak baru pengelolaan lingkungan berbasis kinerja melalui peluncuran Kick-off Result Based Payment (RBP) REDD+, Kamis (29/1/2026). Program ini mengintegrasikan capaian penurunan emisi gas rumah kaca dengan insentif pendanaan global dari Green Climate Fund (GCF).

Peluncuran yang digelar di Hotel Golden Tulip Pontianak tersebut dibuka langsung oleh Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan. Ia menegaskan bahwa skema RBP REDD+ menjadi instrumen strategis untuk memastikan upaya mitigasi perubahan iklim berjalan seiring dengan pembangunan ekonomi daerah.

Sebagai salah satu wilayah yang berada di jantung Pulau Borneo, Kalimantan Barat memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem global. Namun, Ria Norsan mengakui tekanan terhadap lingkungan masih terus terjadi akibat aktivitas pertambangan, pembalakan liar, serta alih fungsi hutan.

“Kita merasakan sendiri perubahannya. Cuaca semakin ekstrem, banjir makin sering, dan ancaman kebakaran hutan dan lahan terus meningkat,” ujarnya.

Upaya pengendalian deforestasi yang dilakukan Kalbar pada periode 2014–2016 membuahkan hasil. Berdasarkan kinerja penurunan emisi tersebut, Kalimantan Barat memperoleh insentif pendanaan sekitar Rp1 triliun dari GCF yang dikelola secara transparan oleh Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH).

Melalui skema RBP REDD+, dana tersebut akan dimanfaatkan untuk restorasi hutan dan mangrove, perlindungan lahan gambut melalui praktik berkelanjutan seperti paludikultur dan silvofishery, serta mendorong investasi hijau yang tetap menjaga fungsi lindung lingkungan.

Baca Juga : Pemprov Kalbar Perkuat Strategi Keuangan Daerah di Rakor Nasional 2026

Ria Norsan menegaskan, dana ini bukan sekadar insentif, tetapi amanah untuk memperbaiki kualitas ekosistem dan memastikan lingkungan yang sehat bagi masyarakat. Ia juga mengapresiasi pelaku usaha yang telah menyisihkan kawasan bernilai konservasi tinggi sesuai Perda Kalbar Nomor 6 Tahun 2018.

“Bisnis masa depan adalah bisnis yang tidak hanya mengejar keuntungan, tetapi juga memuliakan alam dan kehidupan,” tegasnya.

Menutup sambutannya, Gubernur mengingatkan seluruh pemangku kepentingan agar menjaga kepercayaan dalam pengelolaan dana GCF. Ia berharap langkah ini menjadi warisan positif bagi generasi mendatang di Kalimantan Barat.

“Kalau alam tidak dijaga dari sekarang, anak cucu kita hanya akan mewarisi lingkungan yang rusak,” pungkasnya. *

 

Sumber :

MC Kalbar

Jelang Lebaran, Wagub Krisantus Pastikan Stok BBM Aman

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Wakil Gubernur Kalimantan Barat,...

Wagub Kalbar Krisantus Kurniawan menyampaikan imbauan terkait BBM jelang Lebaran.

Wagub Krisantus Lepas 1.210 Peserta Mudik Gratis Khatulistiwa 2026

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Wakil Gubernur Kalimantan Barat,...

Wagub Kalbar Krisantus Kurniawan melepas peserta Mudik Gratis Khatulistiwa 2026 di Kantor Gubernur Kalbar Pontianak, (18/3/2026).

Operasi Ketupat Kapuas 2026 Dimulai, Polda Kalbar Siagakan 730 Personel

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Kepolisian Daerah Kalimantan Barat...

Kapolda Kalbar Pipit Rismanto usai memimpin apel gelar pasukan Operasi Ketupat Kapuas 2026 di Pontianak.

Kalbar Diguyur Hujan Lebat, BMKG Ingatkan Potensi Meluas

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Wilayah Kalimantan Barat diperkirakan...

Ilustrasi - Awan gelap menyelimuti langit Kalimantan Barat saat potensi hujan lebat meluas di berbagai wilayah.

Pemprov Kalbar Perketat Pengendalian Inflasi Jelang Ramadan dan Idulfitri

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat...

Sekda Kalbar Harisson mengikuti rakor pengendalian inflasi nasional di Kantor Gubernur Kalbar Pontianak.

AVC Champions League 2026 Digelar di Pontianak

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Kota Pontianak dipastikan menjadi...

Drawing AVC Men’s Volleyball Champions League 2026 yang menetapkan Pontianak sebagai tuan rumah turnamen voli klub Asia.

berita terkini