Pengembangan Agribisnis Ayam Petelur di Ketapang Perkuat Kemandirian Ekonomi Desa

PT AMNL bersama KUB Siantau Raya perkuat komitmen melalui program Pertanian Ekologi Terpadu (PET) peternakan ayam petelur.

BERIKABARNEWS l KETAPANG – Pengembangan agribisnis ayam petelur berbasis masyarakat di Desa Siantau Raya, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, terus menunjukkan dampak positif bagi perekonomian warga. Melalui Program Pertanian Ekologis Terpadu (PET), PT Agrolestari Mandiri (AMNL) bersama Kelompok Usaha Bersama (KUB) Siantau Raya dan Forum Komunikasi Pemandu Pertanian Ekologis Terpadu (FKPPET) memperkuat pemberdayaan masyarakat dengan membangun usaha peternakan ayam petelur yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Program tersebut tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi telur, tetapi juga mengembangkan keterampilan masyarakat dalam mengolah hasil peternakan menjadi berbagai produk bernilai tambah. Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan pendapatan sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat desa.

Sebagai bagian dari pengembangan usaha, AMNL menggelar pelatihan diversifikasi produk yang melibatkan anggota KUB Siantau Raya, Tim Penggerak PKK, serta Dharma Wanita Sungai Kelik Estate. Melalui pelatihan tersebut, peserta dibekali kemampuan mengolah hasil peternakan menjadi produk yang memiliki nilai jual lebih tinggi.

Salah satu keberhasilan program ini adalah munculnya empat peternak muda yang kini menjadi pengelola utama usaha ayam petelur di Desa Siantau Raya. Kehadiran mereka menjadi bukti bahwa sektor peternakan mampu menjadi pilihan usaha yang menjanjikan bagi generasi muda jika didukung melalui pendampingan, pelatihan, dan kolaborasi yang berkelanjutan.

Estate Manager Sungai Kelik Estate, Kaswadi, mengatakan Program Pertanian Ekologis Terpadu telah dijalankan AMNL sejak 2016 dan terus berkembang mengikuti kebutuhan masyarakat.

“Sejak tahun 2024, program ini difokuskan pada pengembangan sumber ekonomi alternatif melalui budidaya ayam petelur dari aspek hulu hingga hilir. Kami tidak hanya meningkatkan produksi, tetapi juga mendorong masyarakat menghasilkan produk olahan bernilai tambah agar manfaat ekonominya semakin besar dan berkelanjutan,” ujar Kaswadi.

Ia berharap semakin banyak masyarakat, terutama generasi muda, yang melihat agribisnis sebagai peluang usaha yang memiliki prospek cerah.

Pengembangan usaha ayam petelur di Desa Siantau Raya menerapkan model agribisnis berbasis masyarakat yang mengintegrasikan aspek ekonomi, sosial, lingkungan, dan kesejahteraan.

Selain meningkatkan produksi telur, program juga mengoptimalkan pemanfaatan hasil samping peternakan sehingga tercipta sistem ekonomi sirkular yang mampu memberikan nilai tambah sekaligus mengurangi limbah.

Masyarakat Desa Siantau mengikuti pelatihan peningkatan produk bernilai tambah untuk mendorong kemandirian ekonomi.
Masyarakat Desa Siantau mengikuti pelatihan peningkatan produk bernilai tambah untuk mendorong kemandirian ekonomi. (Dok. AMNL)

Perwakilan Desa Siantau Raya, Norrahman, mengaku pelatihan yang diberikan membuka wawasan masyarakat untuk mengembangkan produk olahan dari hasil peternakan.

“Melalui pelatihan diversifikasi produk ini kami belajar bahwa hasil peternakan tidak hanya dijual dalam bentuk telur, tetapi juga bisa diolah menjadi berbagai produk bernilai tambah. Kami berharap ilmu ini menjadi bekal untuk terus berinovasi sehingga semakin banyak produk lokal yang dapat meningkatkan pendapatan masyarakat,” katanya.

Baca Juga : Jelang Musim Kemarau, Teknologi AI dan Apel Siaga Perkuat Pencegahan Karhutla di Ketapang

Program pengembangan ayam petelur tersebut juga berhasil meningkatkan produktivitas usaha masyarakat. Produksi telur yang sebelumnya sekitar 13.410 butir per bulan kini meningkat menjadi 36.125 butir per bulan, bahkan pernah mencapai 37.755 butir per bulan.

Tak hanya menghasilkan telur konsumsi, kelompok usaha juga berhasil mengembangkan berbagai produk turunan, seperti telur asin, kerupuk telur, amplang ayam, bakso ayam, kompos organik, hingga bibit ayam atau day-old chick (DOC) yang diproduksi secara mandiri.

Pemanfaatan limbah peternakan menjadi kompos organik turut memperkuat penerapan ekonomi sirkular sekaligus mendukung pengelolaan lingkungan yang lebih ramah.

Ke depan, PT Agrolestari Mandiri akan terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai mitra untuk meningkatkan kapasitas kelompok, memperluas diversifikasi produk, serta mengembangkan model agribisnis yang mampu memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan secara berkelanjutan.

Keberhasilan KUB Siantau Raya dinilai menjadi contoh bahwa regenerasi peternak muda, pemberdayaan perempuan, peningkatan ekonomi desa, serta penguatan ketahanan pangan dapat berjalan beriringan dan berpotensi diterapkan di berbagai daerah lainnya.*

Atasi Kelangkaan BBM dan Pemadaman Listrik, Pemprov Kalbar Perkuat Sinergi Pertamina dan PLN

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat...

Gubernur Kalbar Ria Norsan memimpin rapat koordinasi bersama Pertamina dan PLN untuk membahas distribusi BBM bersubsidi dan pemadaman listrik di Kalimantan Barat.

Pemprov Kalbar Libatkan 7 Akademisi untuk Cegah Karhutla

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat...

Gubernur Kalbar Ria Norsan usai memimpin rapat koordinasi pencegahan dan mitigasi karhutla bersama tujuh akademisi di Kantor Gubernur Kalbar.

ONEderful, Novotel Pontianak Convention Centre Rayakan Satu Tahun Perjalanan

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Novotel Pontianak Convention Centre...

Perayaan ulang tahun pertama Novotel Pontianak Convention Centre bertema ONEderful di Lotus Ballroom pada 20 Oktober 2026.

Pemprov Kalbar dan Bank Kalbar Luncurkan Program KUM Peduli untuk UMKM

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat...

Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan menghadiri peresmian program KUM Peduli untuk memperluas akses pembiayaan bagi UMKM di Hotel Mercure Pontianak.

Krisantus Kurniawan Dorong INKANAS Kalbar Cetak Karateka Berprestasi

BERIKABARNEWS l SINGKAWANG – Wakil Gubernur Kalimantan Barat...

Krisantus Kurniawan menghadiri penyematan sabuk hitam dan ujian kenaikan tingkat karateka INKANAS Kalbar di Pantai Pak Lotay, Singkawang.

Pesparani Katolik Kalbar Dibuka, Perkuat Iman dan Toleransi

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pesta Paduan Suara Gerejani...

Asisten II Sekda Kalbar Heronimus Hero membuka Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik Tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Aula Gedung Pasifikus, Pontianak, Jumat (16/10/2026).

berita terkini