BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Menjelang perayaan Idul Fitri, stabilitas harga bahan pokok menjadi perhatian serius pemerintah dan aparat penegak hukum. Untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pangan dengan harga terjangkau, Polresta Pontianak menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak secara nasional.
Kegiatan yang dipusatkan di Markas Polresta Pontianak ini terhubung secara daring dengan jajaran kepolisian di seluruh Indonesia dan dipimpin langsung oleh Wakapolri melalui konferensi video.
Acara tersebut turut dihadiri sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Pontianak, di antaranya Kapolresta Pontianak Endang Tri Purwanto, Wali Kota Pontianak, serta perwakilan TNI dan instansi terkait. Program ini pun disambut antusias warga yang ingin mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih murah dari pasaran.
Kapolresta Pontianak Kombes Pol Endang Tri Purwanto menegaskan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan wujud kepedulian kepolisian terhadap kondisi ekonomi masyarakat, terutama menjelang Lebaran yang biasanya diikuti kenaikan harga bahan pokok.
Menurutnya, program ini merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, mulai dari Kepolisian Negara Republik Indonesia, Perum Bulog, Badan Pangan Nasional, hingga Kementerian BUMN.
“Melalui kegiatan ini kami ingin membantu masyarakat memperoleh bahan pokok, khususnya beras, dengan harga yang lebih terjangkau,” ujarnya.
Dalam bazar murah tersebut, komoditas utama yang disediakan adalah beras program SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan).
Sebanyak 2.000 kilogram atau sekitar 400 karung beras disiapkan untuk masyarakat. Setiap karung berisi 5 kilogram beras yang dapat ditebus dengan harga Rp60.000, atau sekitar Rp12.000 per kilogram, lebih rendah dibandingkan harga pasar.
Harga yang terjangkau ini menjadi solusi bagi masyarakat yang tengah mempersiapkan kebutuhan dapur menjelang Lebaran.
Baca Juga : Senyum Para Penjaga Kota, 720 Petugas Kebersihan Pontianak Terima Paket Lebaran
Diserbu Warga, Beras 2 Ton Ludes Terjual
Program Gerakan Pangan Murah ini mendapat respons positif dari warga Pontianak. Sejak pagi hari, masyarakat sudah memadati lokasi dengan antrean tertib untuk mendapatkan beras murah.
Tak butuh waktu lama, seluruh stok beras sebanyak 2 ton yang disediakan langsung habis terjual.
Selain membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan, kegiatan ini juga diharapkan dapat menekan gejolak harga di pasaran serta memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman menjelang Idul Fitri.
Sinergi lintas instansi ini diharapkan terus berlanjut demi menjaga stabilitas ekonomi dan keamanan di wilayah Kalimantan Barat, khususnya di Kota Pontianak. (ing)
Sumber :
Polres Pontianak
