BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Pemerintah Kabupaten Kubu Raya menutup tahun anggaran 2025 dengan catatan menggembirakan. Pengelolaan keuangan daerah berhasil mencatatkan rapor hijau setelah realisasi pendapatan daerah mencapai 98 persen dari target yang telah ditetapkan.
Berdasarkan data Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kubu Raya, dari target pendapatan sebesar Rp1,98 triliun, pemerintah daerah mampu merealisasikan hingga Rp1,94 triliun sepanjang tahun 2025. Capaian ini mencerminkan kinerja keuangan daerah yang nyaris sempurna sekaligus menjadi modal penting dalam mengawali pelaksanaan anggaran tahun 2026.
Kepala BPKAD Kubu Raya, Gunawan Putra, menilai tingginya realisasi pendapatan menunjukkan perencanaan dan pengelolaan keuangan daerah berjalan dengan baik dan terukur. Menurutnya, capaian tersebut tidak terlepas dari kerja sama seluruh perangkat daerah dalam mengoptimalkan potensi pendapatan sepanjang tahun.
“Dari hasil realisasi kinerja 2025, pendapatan kita cukup baik. Artinya, 98 persen dari target telah tercapai,” ujar Gunawan usai Penyerahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Tahun 2026 dan penandatanganan pakta integritas di Kubu Raya, Senin (5/1/2026).
Serapan Anggaran OPD Dinilai Efektif
Tak hanya dari sisi pendapatan, kinerja belanja daerah juga menunjukkan hasil yang positif. Realisasi belanja pegawai sepanjang 2025 tercatat mencapai 95,5 persen, yang mencerminkan efektivitas perencanaan serta pelaksanaan anggaran yang lebih tertib dan disiplin.
Sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis turut mencatatkan serapan anggaran yang baik, baik OPD dengan pagu anggaran besar maupun OPD dengan alokasi anggaran di bawah Rp10 miliar.
Di antara OPD tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dinilai sebagai perangkat daerah dengan kinerja serapan anggaran terbaik sepanjang tahun 2025.
“Khususnya Dinas PUPR, yang selama ini menjadi OPD dengan serapan anggaran terbaik di tahun 2025,” tambah Gunawan.
Baca Juga : Bupati Sujiwo Mulai Program Kerja Pemkab Kubu Raya 2026
Anggaran 2026 Didorong Lebih Cepat
Memasuki tahun anggaran 2026, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya menargetkan percepatan pelaksanaan program pembangunan sejak awal tahun. Sesuai arahan Bupati Kubu Raya, seluruh OPD diminta segera mengeksekusi program agar manfaat pembangunan dapat lebih cepat dirasakan masyarakat.
Percepatan tersebut difokuskan pada sektor-sektor strategis seperti infrastruktur, pendidikan, dan pelayanan publik. Selain itu, pemerintah daerah juga menetapkan tenggat waktu agar seluruh penyerapan anggaran, baik proyek lelang maupun non-lelang, dapat diselesaikan paling lambat Juli 2026.
“Tujuannya agar pelaksanaan program berjalan lebih optimal dan tidak ada penumpukan realisasi keuangan di akhir tahun,” jelas Gunawan.
Dengan perencanaan yang lebih matang serta komitmen seluruh perangkat daerah, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya optimistis kinerja keuangan tahun 2026 dapat melampaui capaian positif yang diraih pada tahun sebelumnya. *
Sumber :
MC Kubu Raya/ InfoPublik.id
