BERIKABARNEWS l MADRID – Real Madrid tengah berada dalam pusaran krisis serius. Hanya dalam hitungan empat hari, Los Blancos harus menelan rentetan pukulan telak, mulai dari kekalahan di partai final melawan Barcelona, pemecatan pelatih Xabi Alonso, hingga tersingkir secara memalukan dari Copa del Rey oleh tim divisi dua, Albacete.
Situasi genting ini kini menjadi tantangan besar bagi pelatih anyar Alvaro Arbeloa. Mantan bek Madrid itu dijadwalkan menjalani ujian berat saat memimpin laga La Liga kontra Levante di Santiago Bernabeu, Sabtu (17/1/2026). Kemenangan menjadi kewajiban mutlak jika Madrid ingin menjaga jarak dengan Barcelona di puncak klasemen.
Harapan akan perubahan cepat belum terwujud pada debut Arbeloa. Real Madrid justru dipaksa angkat koper dari Copa del Rey usai kalah 2-3 dari Albacete di babak 16 besar. Kekalahan tersebut memicu gelombang kritik tajam dari media Spanyol yang menilai Madrid tengah kehilangan jati diri.
Kapten tim Dani Carvajal pun mengakui kondisi tersebut dan menyebut timnya telah berada di titik terendah.
Tekanan semakin besar karena laga melawan Levante bertepatan dengan ulang tahun ke-43 Arbeloa. Tiga poin bukan hanya penting untuk menjaga selisih dengan Barcelona, tetapi juga menjadi modal kepercayaan diri sebelum menghadapi Monaco di Liga Champions pekan depan.
Meski mengakui tanggung jawab atas kegagalan di piala domestik, Arbeloa tetap optimistis dan yakin situasi sulit ini bisa menjadi titik balik bagi tim.
Baca Juga : Bayern Munich Pecahkan Rekor Poin Bundesliga, Tutup Paruh Musim dengan Kemenangan 3-1
Demi meraih hasil maksimal, Arbeloa diprediksi akan kembali menurunkan komposisi terbaik. Thibaut Courtois, Jude Bellingham, dan Rodrygo Goes yang sebelumnya diistirahatkan dipastikan kembali ke starting line-up.
Sementara itu, pemain muda seperti Arda Guler dan Franco Mastantuono diharapkan mampu bangkit setelah performa kurang meyakinkan di laga sebelumnya.
Kondisi Kylian Mbappe masih menjadi tanda tanya. Penyerang andalan Madrid itu sejatinya disiapkan tampil saat menghadapi Monaco demi memastikan pemulihan cedera lututnya berjalan optimal. Namun, dengan situasi tim yang kian mendesak, peluang Mbappe untuk kembali lebih cepat tetap terbuka. (ing)
Sumber :
AFP
