BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan resmi meluncurkan Program Jumat Krida sebagai upaya membangun budaya kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) yang sehat jasmani dan rohani. Program ini diperkenalkan bertepatan dengan pelepasan peserta Runner 69K dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-69 Pemerintah Provinsi Kalbar, Minggu (1/2/2026).
Jumat Krida dirancang untuk menyeimbangkan kesehatan fisik dan spiritual ASN agar mampu memberikan pelayanan publik yang lebih optimal. Melalui tubuh yang bugar dan mental yang kuat, ASN diharapkan bekerja lebih produktif serta berintegritas.
Gubernur Ria Norsan menjelaskan, program ini akan dilaksanakan secara rutin dua kali dalam sebulan dengan fokus utama olahraga bersama. Kegiatan tersebut ditujukan untuk meningkatkan kebugaran, stamina, dan imunitas di tengah padatnya aktivitas kerja.
“Sesuai semboyan Mens Sana in Corpore Sano, di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Kita ingin ASN Kalimantan Barat tetap bugar dan segar dalam menjalankan tugas,” ujarnya.
Tidak hanya menitikberatkan pada kesehatan fisik, Jumat Krida juga diimbangi dengan penguatan rohani. Pengajian dan kegiatan ibadah akan dilaksanakan satu hingga dua kali setiap bulan agar keseimbangan antara raga dan mental ASN tetap terjaga.
Baca Juga : Gubernur Kalbar Ria Norsan Tekankan Konsistensi Ibadah dalam Peringatan Isra Mikraj 2026
Menariknya, program ini juga mengedepankan pola konsumsi sehat berbasis pangan lokal. Setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) secara bergiliran diminta menyajikan menu sederhana berupa rebusan, seperti singkong, ubi, jagung, atau pisang. Selain mendorong gaya hidup sehat, langkah ini sekaligus mendukung komoditas pangan lokal Kalimantan Barat.
Untuk memperkuat kebersamaan, Pemprov Kalbar juga merencanakan pengadaan seragam olahraga yang dikoordinasikan masing-masing OPD. Seragam tersebut diharapkan mampu menumbuhkan rasa kekompakan dan identitas bersama antarpegawai.
Peluncuran Program Jumat Krida turut dihadiri Sekretaris Daerah, Ketua TP PKK, Ketua Dharma Wanita Persatuan, serta seluruh kepala OPD di lingkungan Pemprov Kalbar. Gubernur berharap program ini dijalankan secara konsisten sebagai fondasi terciptanya lingkungan kerja ASN yang sehat, harmonis, dan profesional.*
Sumber :
MC Kalbar
