BERIKABARNEWS l LANDAK – Momentum bulan suci Ramadan kembali dimanfaatkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat untuk mempererat sinergi dengan pemerintah daerah. Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menghadiri Safari Ramadan di Aula Kantor Bupati Landak bersama Bupati Karolin Margret Natasa, Minggu (1/3/2026).
Kegiatan ini bukan sekadar ajang silaturahmi rutin, tetapi juga menjadi ruang evaluasi strategis terhadap capaian pembangunan selama setahun terakhir sekaligus memastikan kesiapan daerah menyambut Idulfitri 1447 H.
Dalam arahannya, Gubernur Ria Norsan menekankan pentingnya menjaga kerukunan masyarakat di tengah keberagaman suku dan agama. Menurutnya, stabilitas sosial adalah kunci utama tercapainya pembangunan yang maju.
“Mari kita bersama-sama membangun Kabupaten Landak ini. Masalah besar dikecilkan, masalah kecil diselesaikan. Rukun dan damai satu sama lain adalah tujuan utama kita,” tegas Gubernur Ria Norsan.
Safari Ramadan ini juga menyoroti peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Landak. Gubernur mendorong penguatan sektor pendidikan dan kesehatan agar kualitas sumber daya manusia semakin kompetitif.
Baca Juga : Jelang Idulfitri, Ria Norsan Buka Pasar Murah di Landak untuk Tekan Inflasi
Terkait kebutuhan logistik menjelang Lebaran, Gubernur memastikan Pemprov Kalbar bersama Pemkab Landak terus memantau ketersediaan sembako. Langkah-langkah strategis untuk menekan inflasi telah disiapkan, termasuk operasi pasar jika terjadi gejolak harga yang tidak wajar.
“Kita pastikan stok pangan aman dan harga tetap stabil. Jika terjadi gejolak harga yang tidak wajar, Pemprov Kalbar siap melakukan langkah cepat melalui operasi pasar,” tambahnya.
Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, menyambut baik kehadiran Pemprov Kalbar. Ia menilai Safari Ramadan sebagai wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat untuk mendengarkan aspirasi dan kendala yang dihadapi di lapangan.
Kebersamaan yang tercipta dalam kegiatan ini diharapkan menjadi fondasi kuat untuk mewujudkan Kabupaten Landak yang lebih maju, inklusif, dan sejahtera. Safari Ramadan ditutup dengan pemberian bantuan sosial secara simbolis dan buka puasa bersama, mempererat tali persaudaraan antara pemimpin dan rakyatnya.*
