BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Nilai tukar ringgit terhadap rupiah di sejumlah jasa penukaran uang asing di Pontianak tembus Rp4.000 per ringgit. Kondisi ini membuat warga Kalimantan Barat yang rutin beraktivitas ke Sarawak, Malaysia, mulai berpikir ulang untuk melakukan perjalanan.
Geografis yang berdekatan membuat hubungan ekonomi dan sosial antara Kalbar dan Sarawak telah terjalin sejak lama. Namun, lonjakan kurs ringgit membuat beban biaya perjalanan semakin terasa.
Seorang traveller asal Kota Pontianak, Jimmy, mengaku kenaikan kurs tersebut cukup memberatkan. Ia dan keluarganya biasanya melakukan perjalanan ke Kuching minimal sekali sebulan dengan kendaraan pribadi.
“Tahun lalu nilai tukar ringgit masih di bawah Rp3.500, tapi sekarang sudah tembus Rp4.000,” ujarnya, Sabtu (20/9).
“Jadi mikir dua kali untuk pergi ke Malaysia. Bukan saja untuk biaya sendiri, tapi kadang pulangnya harus membeli oleh-oleh buat keluarga dan teman-teman dekat,” sambungnya.
Baca Juga : Demi Efisiensi Anggaran, Kalbar Tak Kirim Atlet ke Borneo Games
Berdasarkan pantauan Beri Kabar, nilai tukar resmi di bursa mata uang tercatat Rp3.956,20 per ringgit.
Di beberapa money changer, harga ringgit berkisar Rp3.985 hingga Rp4.000, sementara di website resmi bank swasta tercatat antara Rp3.955 hingga Rp4.094 per ringgit. (ndo)
