BERIKABARNEWS l SANGGAU – Desa Engkalet, Kecamatan Parindu, Kabupaten Sanggau, menjadi pusat perhatian pada Sabtu (24/1/2026) dengan digelarnya Jelajah Alam Macan’t Dohik Buko’k Tahun 2026. Sebanyak 650 rider motor trail dari berbagai daerah di Kalimantan Barat hingga luar provinsi ambil bagian dalam ajang wisata olahraga ekstrem yang memadukan tantangan adrenalin dengan promosi potensi alam daerah.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi wadah penyaluran hobi dan unjuk ketangkasan para rider, tetapi juga mencerminkan kolaborasi antara pemerintah daerah dan komunitas otomotif dalam mendorong pengembangan pariwisata berkelanjutan berbasis alam di Kalimantan Barat.
Kehadiran Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, disambut hangat melalui prosesi adat setempat yang sarat dengan nilai kearifan lokal masyarakat Desa Engkalet. Prosesi tersebut menjadi pembuka sebelum pengibaran bendera Merah Putih sebagai tanda dimulainya kegiatan jelajah medan ekstrem.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Sanggau Susana Herpena, jajaran Forkopimda Kabupaten Sanggau, pimpinan lembaga keuangan, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.
Tidak hanya membuka acara secara simbolis, Wakil Gubernur Kalbar bersama Wakil Bupati Sanggau dan Wakil Wali Kota Singkawang juga turun langsung menjajal jalur trail ekstrem yang telah disiapkan panitia. Kehadiran para pimpinan daerah di lintasan menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan wisata petualangan (adventure tourism) di daerah.
Baca Juga : Event Sport Inovatif, Turnamen Mini Soccer Ketua DPRD Geliatkan Ekonomi Lokal
Dalam sambutannya, Wagub Krisantus menyampaikan apresiasi atas antusiasme peserta dan panitia. Menurutnya, event trail seperti ini memiliki nilai strategis dalam memperkenalkan potensi wisata petualangan Kalimantan Barat kepada masyarakat luas.
“Kalimantan Barat memiliki jalur-jalur ekstrem yang sangat menantang dan potensial untuk dikembangkan. Ini merupakan modal besar untuk mendorong pariwisata berbasis alam yang berkelanjutan,” ujar Krisantus.
Solidaritas dan Disiplin di Jalur Trail
Wakil Bupati Sanggau, Susana Herpena, menyampaikan bahwa kegiatan Jelajah Alam Macan’t Dohik Buko’k 2026 menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kabupaten Sanggau. Selain memperkenalkan potensi daerah, kegiatan ini juga mempererat silaturahmi antar komunitas rider.
“Kegiatan trail bukan hanya tentang menaklukkan medan, tetapi juga membangun solidaritas, sportivitas, dan kebersamaan,” ungkapnya. Ia berharap keramahan masyarakat Desa Engkalet dapat memberikan kesan positif bagi seluruh peserta.
Melalui Event Trail Sanggau 2026, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat berharap sinergi antara komunitas, olahraga, dan potensi alam daerah dapat terus diperkuat guna mendukung pertumbuhan sektor pariwisata yang berdaya saing dan ramah lingkungan. *
Sumber :
MC Kalbar
