BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Suasana khidmat menyelimuti Gereja Katedral Santo Yosef Pontianak pada Sabtu malam (4/4/2026). Ribuan umat memadati gereja untuk mengikuti perayaan Malam Paskah yang sarat makna spiritual dan kebersamaan.
Di tengah perayaan tersebut, Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, hadir bersama sang istri, Donata Dirasig. Kehadiran keduanya menjadi simbol dukungan pemerintah terhadap kehidupan beragama yang harmonis di Kalimantan Barat.
Dalam kesempatan itu, Krisantus menyampaikan ucapan Selamat Paskah kepada umat Katolik sekaligus mengajak masyarakat menjadikan momentum ini sebagai ajang mempererat persaudaraan.
Menurutnya, keberagaman suku dan agama di Kalimantan Barat merupakan kekayaan yang harus dijaga bersama. Ia menegaskan bahwa perbedaan bukanlah pemisah, melainkan kekuatan untuk membangun daerah yang damai dan maju.
“Momentum Paskah menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus mempererat persaudaraan di tengah keberagaman,” ujarnya.
Krisantus juga mengajak umat untuk memaknai Paskah sebagai refleksi diri sekaligus dorongan untuk meningkatkan kepedulian sosial. Nilai-nilai kasih dan pengorbanan, menurutnya, perlu diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam membantu sesama.
Baca Juga : Paskah 2026: Makna Kebangkitan dan Harapan Baru
Perayaan Malam Paskah yang menandai kebangkitan Yesus Kristus ini diharapkan membawa semangat toleransi, persatuan, dan solidaritas yang lebih kuat di tengah masyarakat.
Ia menekankan pentingnya menjaga silaturahmi, menghargai perbedaan, serta terus menumbuhkan rasa kepedulian sosial sebagai wujud nyata dari nilai-nilai Paskah.
“Mari kita jadikan perayaan ini sebagai kekuatan untuk mewujudkan Kalimantan Barat yang semakin maju dan damai,” tambahnya.
Perayaan Malam Paskah di Katedral Santo Yosef Pontianak tidak hanya menjadi momen ibadah, tetapi juga memancarkan harapan baru bagi masyarakat.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat berharap nilai-nilai toleransi dan kebersamaan yang tercermin dalam perayaan ini dapat terus terjaga dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.*
