BERIKABARNEWS l SANGGAU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus memprioritaskan pembangunan infrastruktur jalan sebagai urat nadi perekonomian daerah. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui peninjauan langsung Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, terhadap progres peningkatan ruas Jalan Bodok–Meliau di Desa Melobok, Dusun Lubuk Masir, Kecamatan Meliau, Kabupaten Sanggau, Sabtu (24/1/2026).
Ruas jalan Bodok–Meliau memiliki peran strategis dalam menunjang mobilitas masyarakat sekaligus memperlancar distribusi hasil pertanian dan perkebunan di wilayah Kabupaten Sanggau dan sekitarnya. Peningkatan kualitas jalan ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.
Untuk tahun anggaran berjalan, Pemprov Kalbar mengalokasikan dana sebesar Rp16,6 miliar. Penanganan difokuskan pada perbaikan intensif sepanjang 1,37 kilometer serta pemeliharaan fungsional sepanjang 19,3 kilometer, guna memastikan akses transportasi tetap aman dan dapat dilalui sepanjang waktu.
Wagub Krisantus menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan dengan mengedepankan asas kemanfaatan bagi masyarakat luas. Menurutnya, strategi pemerintah saat ini adalah menjaga fungsi jalan agar tetap produktif dan mendukung aktivitas ekonomi warga.
“Yang terpenting bagi pemerintah adalah akses transportasi masyarakat harus tetap hidup. Jika jalan bisa dilalui dengan baik, maka roda ekonomi akan bergerak dengan sendirinya,” ujar Krisantus di sela-sela peninjauan.
Menanggapi aspirasi warga terkait pengaspalan yang belum sepenuhnya dilakukan, Wagub Krisantus menjelaskan bahwa keterbatasan anggaran menjadi pertimbangan utama dalam menentukan skala prioritas pembangunan.
Pemerintah memilih pendekatan fungsional agar ruas jalan yang panjang tetap dapat dimanfaatkan masyarakat.
“Kita harus jujur bahwa anggaran terbatas. Karena itu, strategi kita adalah memastikan jalur yang panjang tetap fungsional, tidak berlubang, dan aman dilalui. Lebih baik jalan bisa dilewati seluruh warga meskipun belum sempurna, daripada hanya satu titik yang mulus tetapi ruas lainnya rusak parah,” jelasnya.
Melalui pendekatan tersebut, pemerintah berupaya menjaga konektivitas wilayah sehingga masyarakat tetap dapat mengangkut hasil kebun, menjalankan aktivitas ekonomi, serta memastikan akses pendidikan bagi anak-anak sekolah di wilayah pedalaman.
Baca Juga : Wagub Kalbar dan Bupati Sujiwo Resmikan Aula LPHD di Batu Ampar
Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat juga menegaskan komitmennya untuk terus mengawal pembangunan infrastruktur di Kabupaten Sanggau.
Pada Tahun Anggaran 2025, Pemprov Kalbar telah menyiapkan dua paket tambahan peningkatan jalan sebagai upaya memperkuat konektivitas antarwilayah.
“Selama amanah ini ada, jalan-jalan yang menjadi kebutuhan mendasar masyarakat akan terus kami perjuangkan. Kami ingin setiap rupiah pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat,” pungkas Krisantus.
Kehadiran Wakil Gubernur di lapangan mendapat apresiasi dari warga Desa Melobok. Perbaikan Jalan Bodok–Meliau diharapkan menjadi solusi jangka panjang dalam meningkatkan kesejahteraan petani serta kualitas hidup masyarakat di wilayah pedalaman Kabupaten Sanggau. *
Sumber :
MC Kalbar
