BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Sebanyak 1.000 pelajar di Kota Pontianak menerima bantuan pendidikan melalui program Like Sedekah Baznas Kota Pontianak 2026. Bantuan berupa tas dan perlengkapan sekolah tersebut diserahkan di halaman Kantor Wali Kota Pontianak, Rabu (4/11/2026).
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengapresiasi keberlanjutan program yang diinisiasi Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Pontianak bersama Dinas Pendidikan dan sejumlah sekolah tersebut.
Menurut Edi, program Like Sedekah tidak sekadar menjadi wadah pengumpulan bantuan, tetapi juga sarana pendidikan karakter bagi pelajar. Melalui kegiatan ini, siswa diajak membangun kepedulian sosial dan membiasakan diri berbagi sejak usia dini.
“Keterlibatan pelajar dalam kegiatan berbagi merupakan bagian penting dari pendidikan karakter,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kebiasaan menyisihkan sebagian uang secara sukarela dapat mengajarkan anak-anak memahami kondisi orang lain sekaligus menumbuhkan empati terhadap teman yang membutuhkan.
Edi berharap gerakan tersebut terus berkembang di lingkungan sekolah dengan dukungan guru dan orang tua. Terlebih, konsep Like Sedekah cukup sederhana, yakni menghimpun bantuan dari kalangan pelajar untuk disalurkan kembali kepada siswa yang membutuhkan.
“Alhamdulilah program ini terus berlanjut dan semoga ke depan semakin banyak siswa yang mendapatkan manfaatnya,” katanya.
Baca Juga : 49.351 Pelajar Pontianak Punya Tabungan, Sampah Jadi Saldo SimPel
Ketua Baznas Kota Pontianak Sulaiman mengatakan, program Like Sedekah telah berjalan sejak 2023 dan kini melibatkan 158 sekolah. Jumlah tersebut terdiri atas 130 sekolah dasar (SD) dan 28 sekolah menengah pertama (SMP) di Kota Pontianak.
Penyaluran dana program dilakukan dalam dua tahap. Sebanyak 50 persen dari dana yang terkumpul telah diserahkan kepada masing-masing sekolah untuk membantu siswa yang membutuhkan. Sementara sisanya disalurkan melalui kegiatan pendistribusian bantuan oleh Baznas Kota Pontianak.
“Dana yang terkumpul dari kepedulian para pelajar tersebut disalurkan kembali untuk membantu anak-anak dari keluarga kurang mampu, termasuk melalui pemberian paket bantuan pendidikan,” jelas Sulaiman.
Sejak pertama kali diluncurkan di kawasan Tugu Digulis pada 2023, jumlah penerima manfaat Like Sedekah terus meningkat. Pada tahun pertama, Baznas menyalurkan 50 paket bantuan. Jumlah tersebut bertambah menjadi 612 paket pada 2024.
Selanjutnya, program ini berhasil menyalurkan 1.000 paket bantuan pada 2025 dan kembali menjangkau 1.000 pelajar pada 2026.
Peningkatan tersebut mencerminkan semakin luasnya keterlibatan sekolah dan dukungan berbagai pihak dalam membangun gerakan kepedulian sosial di kalangan pelajar.
Selain satuan pendidikan, Like Sedekah juga mendapat dukungan dari sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), rumah sakit daerah, perbankan, hingga donatur perorangan.
Sulaiman menyebut kolaborasi tersebut menjadi salah satu faktor penting dalam memperluas manfaat program bagi anak-anak di Kota Pontianak.
Tak hanya menyasar pelajar tingkat sekolah, Baznas Kota Pontianak juga mengembangkan gerakan serupa di lingkungan perguruan tinggi melalui program Zakat, Infak, dan Sedekah Solidaritas Mahasiswa (ZISMA).
Baca Juga : 83 Kontingen PGRI Pontianak Ikuti Porsenijar Kalbar 2026, Edi Targetkan Juara Umum
Program ZISMA mengusung semangat yang sama dengan Like Sedekah, yakni menghimpun kepedulian mahasiswa untuk membantu sesama mahasiswa yang membutuhkan.
Dalam pelaksanaannya, Baznas menjalin kerja sama dengan Universitas Tanjungpura dan Universitas PGRI. Saat peluncuran ZISMA di Universitas Tanjungpura, sebanyak 50 mahasiswa menerima bantuan beasiswa untuk pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT).
“Kehadiran program tersebut diharapkan memperluas budaya berbagi yang telah ditanamkan sejak bangku sekolah hingga jenjang pendidikan tinggi,” jelasnya.
Melalui kerja sama pemerintah daerah, Baznas, sekolah, perguruan tinggi, dan para donatur, program Like Sedekah diharapkan terus berkembang. Gerakan ini juga diharapkan mampu menanamkan kepedulian sosial sekaligus memperluas akses bantuan pendidikan bagi pelajar dari keluarga kurang mampu di Kota Pontianak.**
