BERIKABARNEWS l SINGKAWANG – Pemerintah Kota Singkawang menutup akhir tahun 2025 dengan langkah strategis melalui pelantikan dan pengambilan sumpah janji 71 pejabat struktural dan fungsional. Prosesi pelantikan dipimpin langsung Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, di Balairung Kantor Wali Kota, Rabu (31/12/2025), sebagai bagian dari penguatan birokrasi menyongsong agenda pembangunan tahun 2026.
Sebanyak 71 pejabat yang dilantik terdiri atas 28 pejabat administrator, 41 pejabat pengawas, serta dua pejabat fungsional kesehatan yang menjabat sebagai kepala puskesmas. Pelantikan ini disebut sebagai bentuk penyegaran organisasi guna meningkatkan efektivitas kinerja pemerintahan dan kualitas pelayanan publik.
Penyegaran Birokrasi untuk Kinerja Maksimal
Wali Kota Tjhai Chui Mie menegaskan bahwa pelantikan tersebut bukan sekadar rotasi jabatan rutin, melainkan penempatan figur-figur yang diharapkan mampu bekerja cepat, tepat, dan profesional. Ia mengingatkan para pejabat yang dilantik untuk menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab.
“Ini pelantikan terakhir di tahun 2025. Bapak dan Ibu memegang peran strategis dalam pemerintahan. Bekerjalah dengan sungguh-sungguh agar kebijakan berjalan sesuai ketentuan dan berdampak langsung bagi masyarakat,” ujarnya.
Baca Juga : 86 P3K Paruh Waktu Perkuat Pelayanan Pemkot Pontianak
Dalam arahannya, Tjhai Chui Mie memberi perhatian khusus kepada para lurah sebagai ujung tombak pelayanan publik. Ia meminta lurah tidak hanya fokus pada administrasi, tetapi aktif turun ke lapangan untuk memahami kondisi riil masyarakat.
Beberapa isu yang ditekankan antara lain pendataan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, penanganan stunting, rumah tidak layak huni, anak putus sekolah, kebersihan lingkungan, serta normalisasi drainase.
Menurutnya, keberhasilan program pemerintah sangat bergantung pada akurasi data dan kehadiran aparatur di tengah warga.
“Lurah harus rajin ke wilayahnya. Penilaian kinerja bukan hanya dari atasan, tetapi juga dari masyarakat yang merasakan langsung pelayanan,” tegasnya.
Selain itu, Wali Kota juga menginstruksikan para kepala organisasi perangkat daerah untuk melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap pejabat yang baru dilantik.
Ia menilai tantangan birokrasi pada 2026 akan semakin kompleks sehingga membutuhkan kerja sama yang solid dan responsif di semua lini. (ing)
Sumber :
MC Singkawang
